Kata Polisi Soal Kasus Penemuan Mayat di Bawah Jembatan Sekarwangi Sukabumi
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 29 Juli 2025 | 05:37 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Polisi menyatakan bahwa mayat yang ditemukan di bawah jembatan Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi merupakan Agis Gistandi (26).
Dia merupakan warga Kampung Babakanpeundeuy RT 02/05, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.
Kapolsek Cibadak AKP Idji Djubaedi menuturkan mayat tersebut ditemukan oleh Asmadi, seorang pemulung pada Senin (28/7/2025) pukul 12.30 WIB.
"Saat ditemukan korban dalam keadaan posisi tubuh tertelungkup dan sudah jadi kerangka, kemudian korban langsung dievakuasi dan di bawa ke kamar mayat RSUD Sekarwangi Cibadak untuk dilakukan pemeriksaan," ujarnya.
Adapun dari keterangan pihak keluarga menyatakan bahwa pada Jumat (11/7/2025), keluarga mendapatkan informasi bahwa Agis beserta tiga temannya mengalami kecelakaan lalu lintas di Jembatan Sekarwangi. Ketika itu Agis dibonceng oleh temannya bernama Deri sedangkan dua temannya juga berboncengan menggunakan motor.
Motor yang ditumpangi Agis kemudian mengalami kecelakaan dengan sebuah mobil. Kejadian itu menyebabkan Deri mengalami luka di kaki sedangkan sesaat setelah kecelakaan korban menghilang.
"Saat terjadi laka lantas itu korban sempat dilihat oleh salah satu temannya bahwa korban sedang berdiri dan berjalan dari tengah jalan ke arah pinggir jembatan, namun hanya sekian detik saksi fokus ke temannya yang lain yaitu Deri yang saat itu mengalami luka dibagian kakinya, sejak saat itu korban tidak sempat terlihat lagi dan selanjutnya ketiga teman korban menuju ke RSUD Sekarwangi dan mulai menyadari korban tidak ada atau tidak diketahui keberadaannya," kata Idji.
Pihak keluarga korban sempat mencoba mencari disekitar jembatan tersebut namun tidak berhasil menemukannya dan awalnya saat itu pihak keluarga berniat ingin membuat laporan polisi akan tetapi ternyata pihak keluarga korban sendiri mengurungkan niatnya. Hingga pada akhirnya mayat Agis ditemukan.
"Bahwa setelah pihak keluarga korban melihat dan memastikan secara langsung kondisi korban di RSUD Sekarwangi selanjutnya memutuskan untuk segera melakukan pemakaman dan menolak untuk di autopsi," pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!