IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Kasus Subang, Reynaldi : Yakin Pasti Ada Pelakunya, Ada Yang Melakukan, Ada Yang Membantu, Ada Yang Menghilangkan Jejak

ED
Sabtu, 24 September 2022 | 19:26 WIB
Bagikan
Kasus Subang, Reynaldi : Yakin Pasti Ada Pelakunya, Ada Yang Melakukan, Ada Yang Membantu, Ada Yang Menghilangkan Jejak

VISI.NEWS |BANDUNG - Jika meneliti atau melihat perkembangan pemberitaan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang atau sering dikenal dengan kasus Subang, diketahui hingga saat ini masih jalan di tempat.

Menurut Politisi Golkar Jabar asal Kabupaten Subang, Reynaldi menyebutkan, kasus ini belum sampai kepada penjahatnya atau tersangkanya, mungkin karena aparat kepolisian belum mengungkapnya siapa otak di balik pembunuhan ibu dan anak tersebut.

"Menurut kita sebagai warga masyarakat Indonesia yang selalu mengawal kasus Subang, sudah begitu jelas banyak sekali bukti dan kejanggalan di dalam kasus ini akan tetapi hingga saat ini belum ada kelanjutannya," katanya.

Diejelaskan Anggota Komisi I DPRD Jabar, Sabtu (24/9/22), meskipun ada sejumlah kejanggalan dalam kasus subang ini seperti tidak adanya sidik jari pelaku atau di dalam tubuh korban yang katanya sudah dimandikan.

"Ditambah, katanya tidak ada sinyal ponsel yang tidak terdeteksi oleh aparat kepolisian dan pemeriksaan tes kebohongan yang tidak membuahkan hasil," jelasnya.

Meyakini bahwa pasti ada jejak pembunuh di kasus Subang ini, tidak mungkin tanpa jejak, masyarakat juga membutuhkan keadilan tanpa jejak seolah-olah akan raib, jejak harus menunjuk pada bukti.

"Harus dikembalikan kepada profesionalitas polisi oleh tempat kejadian perkara, ini bisa terjadi pembunuhan karena kejahatan semacam ini bisa ada yang menyuruh aktor intelektual," ungkap Reynaldi.

Terakhir, Reynaldi meyakini bahwa ada yang melakukan, ada yang membantu, ada yang menghilangkan jejak atau masih banyak lagi hal-hal lain yang kemudian dapat diungkap.

"Pofesionalitas aparat kepolisian sangat diuji dalam kasus-kasus seperti ini, semua kasus juga ada ujian untuk sebuah institusi besar seperti aparat kepolisian ini," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.