Kasus ISPA di Pontianak Naik 10 Persen Imbas Kabut Asap Karhutla
kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan./visi.news/cnn.
VISI.NEWS - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami peningkatan hingga 10 persen dalam sepekan terakhir. Salah satu indikasi yang berkaitan dengan peningkatan tersebut adalah munculnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Saptiko, mengatakan peningkatan kasus ISPA mulai terlihat sejak pekan sebelumnya.
“Berdasarkan data, memang mulai minggu kemarin sampai minggu ini ada peningkatan kasus ISPA, kira-kira 5-10 persen peningkatannya dari kasus harian,” kata Saptiko dalam keterangannya dikutip, Selasa (25/8/2026).
Meski demikian, Saptiko menegaskan tidak seluruh peningkatan kasus ISPA dapat dipastikan disebabkan oleh paparan kabut asap karhutla.
Menurutnya, ISPA dapat dipengaruhi berbagai faktor. Namun, kemunculan kabut asap menjadi salah satu indikasi yang berkaitan dengan peningkatan kasus tersebut.
“Kami tidak bisa membedakan apakah itu kasus ISPA karena asap atau bukan. ISPA itu banyak faktor lain yang menyebabkan. Tapi indikasi dengan adanya asap, ada peningkatan kasus ISPA,” tandasnya.
Saptiko mengingatkan masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi kabut asap semakin pekat.
Kelompok rentan tersebut meliputi lanjut usia, ibu hamil, bayi, balita, serta masyarakat yang memiliki riwayat penyakit asma dan jantung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!