Kang DS, "Kita Harus Punya Big Dream. Punya Mimpi Besar"

ED
Kamis, 7 Oktober 2021 | 06:31 WIB
Bagikan
Kang DS, "Kita Harus Punya Big Dream. Punya Mimpi Besar"

SUDAH duduk sebagai Bupati Bandung, HM Dadang Supriatna, tidak lantas diam di comfort zone. Ia nampaknya ke luar dari zona yang bisa membuatnya nyaman dan terus 'ngegas' untuk melecut bawahannya 'berlari' meninggalkan ketertinggalan.

Hal ini setidaknya nampak saat launching aplikasi Sistem Informasi Data Kelahragaan Bangkit Edukatif Dinamis Agamis dan Sejahtera (Sidora Bedas) di Lobi Si Jalak Harupat, Soreang, pekan lalu.

"Kita harus punya big dream. Punya mimpi besar. Dengan mimpi yang besar, maka kita bisa meraih semua potensi dan semua yang kita harapkan," ungkapnya.

Dia minta kepada Sekda Cakra Amiyana duduk di jajaran depan kursi undangan, agar tidak hanya Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), tapi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat dan desa bisa dibedaskeun. "Nanti dari pemerintah Kabupaten Bandung, dari ruangan, saya bisa langsung ngezoom. Bisa mengetahui berapa data atlet yang ada di Kabupaten Bandung, titik lokasinya di mana. Berapa atlet-atlet yang sudah mumpuni, baik di tingkat nasional, maupun internasional," ungkapnya.

Kang DS, biasa ia disapa, juga minta agar data pendapatan daerah update dan online. "Saya minta Pak Sekda agar pendapatan itu bisa di update dan dilihat per detik, per menit, dua jam sekali itu data harus sudah berubah, dan di Kabupaten Bandung belum seperti itu. Saya akan bekerja keras," tandasnya.

Ia berharap ke depan dengan hadirnya apilkasi Sidora Bedas akan menjadi pengungkit Pemkab Bandung pada masyarakat umumnya dalam menumbuhkembangkan kecintaan berolah raga serta meningkatkan prestasi keolahragaan. "Kita lihat bahwa mungkin daerah-daerah lain sudah melaksanakan aplikasi ini. Ke depan kita bisa ngezoom desa mana apa yang datanya dan memang perlu disempurnakan. Aplikasi ini nantinya bisa didownload melalui playstore, agar kita semua bisa mengakses," ungkapnya.

IPP Kab. Bandung

Dadang mengingatkan di Kabupaten Bandung ada 32 OPD yang di dalamnya ada dinas pemuda dan olah raga. "Dinas Pemuda dan Olah Raga ini bukan hanya mengurusi olah raga tapi bagaimana menentukan IPP (Indeks Pembangunan Pemuda). Saat ini di Jawa Barat, enggak tahu di Kabupaten Bandung saya belum mendengar dari Pak Kadis, IPP-nya itu rangking terakhir. Kabupaten Bandung rangking keberapa, wallahu'alam," ungkapnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.