Kang DS : Di Kab. Bandung Ada 88.000 Petani yang Harus Diapresiasi
VISI.NEWS | PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pertanian (Distan) melaksanakan sosialisasi membangun profesionalisme ASN (Aparatur Sipil Negara) pada lingkungan dinas tersebut di Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (18/5/2024).
Bupati Bandung HM Dadang Supriatna didampingi Kepala Distan Kabupaten Bandung Ningning Hendasah hadir menyampaikan paparan di hadapan para pegawai di lingkungan dinas tersebut.
Hadir pula Gerakan Pemuda Tani Indonesia (Gempita), sebagai Pokja Kementerian Pertanian RI dalam upaya mensukseskan petani milenial untuk meningkatkan produksi pertanian dengan pemanfaatannya teknologi.
Bupati pun turut mengapresiasi Menteri Pertanian yang berencana untuk lebih meningkatkan kapasitas petani melalui beralihnya pemanfaatan teknologi pertanian di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung. Hal itu untuk meningkatkan produksi pertanian.
"Artinya Dinas Pertanian harus mempersiapkan tentang perangkat apa saja yang harus disediakan. Pertama adalah lahan, lahan kurang lebih seluas 5000 hektare sebagai demplot nantinya," kata Dadang.
Dengan luas ribuan hektare itu, lanjutnya, apakah dibagi beberapa titik lokus atau satu titik lokus saja. Untuk itu, Dadang menginstruksikan kepada para THL (tenaga harian lepas) di lingkungan kerja Distan untuk mensosialisasikannya.
Ia menyebutkan di Kabupaten Bandung itu ada 88.000 petani yang harus diberikan apresiasi. "Kenapa? Karena semua makanan, pakaian yang dipakai oleh kita sehari-hari berawal daripada hasil keringatnya para petani," katanya.
"Baik itu sepatu, fashion dan semuanya berasal dari para petani. Sebelum jadi kain ada benang. Benang siapa yang produksi, itu para petani. Makanan, para petani yang memproduksi," imbuhnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!