Kang DS Berharap Setiap Cabor Minimal Raih 1 Medali Emas di Porprov XV Jawa Barat 2026
Bupati Bandung, Dadang Supriatna pada agenda koordinasi persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Ruang Serbaguna Lantai 3 Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Selasa (12/5/2026)./visi.news/ist.
"Cabor ada yang lebih 1 medali emas mendapatkan penambahan anggaran pembinaan. Dengan harapan target 100 medali emas bisa tercapai," ujar KDS.
Bupati Bedas juga menyatakan bahwa ia siap hadir di tengah-tengah cabor untuk mendapatkan 100 medali emas. KDS juga menyiapkan "Bapak Angkat" untuk setiap cabor yang nantinya melakukan pengawalan di lapangan saat Porprov XV Jawa Barat 2026.
"Atlet yang akan berjuang dan merah prestasi, nantinya ada uang kadeudeuh. Tetapi pemberian uang kadeudeuh itu nantinya dievaluasi bersama Inspektorat, BKAD, dan Bapperida, Dinas Pemuda dan Olahraga, dan KONI Kabupaten Bandung untuk dirundingkan. Mengingat saat ini Kabupaten Bandung mengalami pengurangan TKD (transfer ke daerah) hampir Rp1 triliun atau sekitar Rp935 miliar. Atau atlet berprestasi itu masih sekolah SLTA, nanti lebih cenderung diberikan beasiswa. ASN berpretasi diberikan reward berupa promosi. Kita melihat kondisi keuangan nanti," tuturnya.
Meski demikian, KDS terus memberikan support kepada para atlet untuk tetap semangat untuk meraih prestasi di Porprov XV Jawa Barat 2026. Kunci kesuksesan adalah solid dan kompak. Termasuk pengurus KONI Kabupaten Bandung juga solid dan kompak.
"Nama baik Kabupaten Bandung dikedepankan," ujarnya.
KDS menghimbau kepada para atlet untuk menjaga kesehatan dalam persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Bogor, Bekasi dan Depok pada November 2026 mendatang.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung H. Yana Suryana yang akrab disapa Ustadz Persib kehadiran Bupati KDS di tengah-tengah insan olahraga Kabupaten Bandung, khususnya para cabor menjadi motivasi yang sangat luar biasa untuk mensukseskan Porprov XV Jawa Barat 2026.
"Karena semua menantikan statemen dari Pak Bupati Bandung di tengah-tengah krisis anggaran di Kabupaten Bandung. Dilevel Jawa Barat juga sama mengalami hal yang sama," tuturnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!