Kang DS Ajak Persis dan Semua Masyarakat Bersinergi Bangun Kabupaten Bandung
VISI.NEWS | KAB BANDUNG - Pengurus Daerah (PD) dan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Islam (Persis) dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung mendukung 13 program prioritas Bupati Bandung Dadang Supriatna agar dilanjutkan.
Keluarga besar Persis Kabupaten Bandung menilai berbagai program yang digulirkan Bupati Dadang Supriatna selama 3,4 tahun memimpin Kabupaten Bandung, sangat bermanfaat dan dirasakan betul manfaatnya oleh berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Bandung.
Ketua PD PERSIS Kabupaten Bandung, Ustadz Hasyim Suryadi mengatakan keluarga besar Jam'iyah Persatuan Islam Kabupaten Bandung sangat mengapresiasi berbagai program Bupati Bandung karena dinilai sangat pro-rakyat dan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program Pak Bupati Dadang Supriatna sudah jelas. Yang sudah dilaksanakannya juga jelas. Prestasinya juga sudah jelas. Dan semua telah diimplementasikan dalam bentuk 13 program prioritas. Jadi itu saja sudah cukup bagi kami," ujar Ustadz Hasyim di Kantor PD Persis Kabupaten Bandung, Rabu (11/9/2024).
Hal tersebut disampaikan Hasyim saat bersilaturahmi dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama jajaran Pengurus PD Persis, 31 PC Persis se-Kabupaten Bandung, Bagian Otonom seperti Pemuda Persis, Persistri, Pemudi Persis dan organisasi di bawah Persis lainnya.
Menurut Hasyim, keluarga besar Persis menilai Bupati Dadang Supriatna merupakan sosok pemimpin yang telah membuktikan kinerja positifnya meski baru menjabat Bupati selams 3,4 tahun. Ia menyebut 13 program prioritas Bupati Dadang Supriatna telah membawa dampak positif yang nyata di berbagai bidang.
"Persis sangat mengapresiasi dan melihat sendiri 13 program Bupati Bandung ini telah telah berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong berbagai kemajuan di berbagai sektor," ungkap Hasyim.
Selain itu, kata dia, terdapat hal yang membuat jama'ah Persis sangat terharu, yakni selama ini Bupati Dadang Supriatna telah menunjukkan keberpihakannya kepada para ulama, ustadz-ustadzah dan para guru ngaji melalui program pemberian insentif gurj ngaji.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!