Kampanye di GBK, Megawati Kritik KPU dan Bawaslu
"Pemukulan kentongan ini sebagai simbolisasi agar masyarakat tersadar untuk ikut menjaga kewaspadaan, melawan intimidasi dan kecurangan yang mungkin yang terjadi di Pilpres 2024 ini. Kentongan ini tradisi masyarakat secara kolektif dan simbol kewaspadaan serta hidup dalam tradisi bangsa. Masyarakat pun diajak untuk ikut berpartisipasi mengawal pemilu yang jurdil," kata Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP.
Sebelum kampanye akbar, Ganjar menggelar acara jalan sehat di Taman Kota Waduk Pluit, Jakarta. Turut hadir Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR Puan Maharani. Ganjar mengatakan bahwa ia ingin masuk ke kelompok masyarakat paling bawah di kampung-kampung untuk menyosialisasikan agar mereka tidak golput, tidak takut, dan tidak tergoda oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu jalannya pemilu.
"Kita mau masuk ke kelompok masyarakat paling bawah di kampung-kampung untuk menyosialisasikan satu mereka tidak golput, mereka punya hak untuk memilih, mereka tidak takut, tidak akan tergoda. Masyarakat tidak perlu takut jika ada tindakan intimidasi hingga intervensi dari oknum tertentu. Sebab, seluruh masyarakat memiliki hak yang sama untuk memilih pada pemilihan umum (Pemilu) 2024. Jelang pencoblosan pada 14 Februari mendatang, saya pun menyampaikan kepada pendukung saya untuk menguatkan dukungannya terhadap saya dan Mahfud MD. Pertemuannya dengan rakyat disebut sebagai penyemangat dalam menghadapi kontestasi," ujar Ganjar.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!