KAI Daop 6 Lakukan Tes Narkoba Awak Kereta di Yogyakarta dan Solo
Pelaksanaan pemeriksaan sendiri berlangsung cepat, karena menurut petugas pemeriksa dari BNN dalam tempo 5 - 10 menit hasil tes sudah keluar.
"Kalau ada hasil tes yang positif, langsung ditindaklanjuti. Di Yogyakarta ada seorang yang hasilnya positif, setelah dites ulang ternyata akibat mengkonsumsi obat dengan resep dokter," kata manajer Humas itu lagi.
Supriyanto menambahkan, para pekerja yang wajib mengikuti tes narkoba merupakan ujung tombak keselamatan operasional kereta api. Sehingga, kondisi kesehatannya harus senantiasa fit dan terbebas dari segala jenis zat adiktif yang bisa membahayakan.
Selain masalah kondisi awak KA tersebut, kata Supriyanto lagi, dalam masa pandemi Covid - 19 perjalanan kereta api yang selalu mengedepankan keselamatan sebagai faktor utama, juga terus menerapkan protokol kesehatan.
Menyinggung layanan KA di Stasiun Solo Balapan, Supriyanto menyebutkan, di stasiun yang merupakan perlintasan arah Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang, setiap hari melayani 86 perjalanan KA. Sebanyak 10 perjalanan KA jarak jauh berangkat dari Stasiun Solo Balapan, 50 KA yang melintas, 6 KA Bandara, dan 20 KRL Solo - Yogyakarta, dengan jumlah penumpang rata-rata harian 4.000 orang.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!