Kabupaten Bogor Bisa Jadi Contoh Peningkatan Ketataruangan
VISI.NEWS | BANDUNG - Kabupaten Bogor merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan di Indonesia, dianggap dapat menjadi contoh untuk proses pembelajaran dan peningkatan kapasitas ketataruangan. Demikian dikatakan Anggota DPRD Jabar, H. Kusnadi.
Letak Kabupaten Bogor yang berdampingan dengan ibukota negara atau DKI Jakarta, karanya, sudah merupakan comparative advantage (keunggulan komparatif) tersendiri setara dengan beberapa daerah lainnya.
"Depok, Bekasi, dan Tangerang merupakan daerah penyangga ibukota negara sama hal nya dengan Bogor, di sejumlah daerah tersebut tentunya memiliki berbagai keunggulan tersendiri," katanya.
Daerah yang berdekatan dengan pasar luas dan besar tersebut, lanjut legislator asal Dapil Kabupaten Bogor ini, tentu sangat menantang produktivitas daerah ini, pasalnya berbagai produk barang dan jasa dapat ditawarkan tanpa ada hambatan jarak yang berarti.
"Ada tantangan untuk melengkapi dan mengembangkan sistem jaringan transportasi dan jaringan prasarana lainnya dalam tata ruang provinsi dan kabupaten, sehingga bagaimana bisa terintegrasi," ujarnya.
Bendahara Fraksi Golkar DPRD Jabar ini menjelaskan, di Kabupaten Bogor, struktur skala besar diketahui sudah dibangun untuk kemudian disambungkan dengan struktur skala yang lebih kecil, selain lokasi pasar dan konektivitas ke pasar, potensi alam yang menyediakan jasa kepariwisataan juga merupakan potensi besar yang terbukti dapat dioptimalkan kemanfaatannya.
"Pendayagunaan potensi ini sudah dimaterialkan dalam pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan dan jasa yang menyediakan lapangan kerja terbanyak di Kabupaten Bogor, sektor pertanian dan ekstraktif lainnya pun sama halnya," jelasnya.
Meski demikian, Kusnadi mengungkapkan, tidak kurang pula persoalan yang dihadapi, kerawanan alam berbentuk banjir dan longsor, demikian pula potensi bencana alam geologis seperti letusan gunung berapi dan pergeseran tanah, membatasi ruang manuver dalam meningkatkan secara signifikan produktivitas daerah ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!