K.H. Yusuf Ali Tantowi Dorong LTN NU Kab. Bandung untuk Terus Mengadakan Pelatihan Jurnalistik
Pelatihan Jurnalistik ini, kata Bambang Melga, merupakan bentuk kepedulian dari lembaga yang ada di PCNU Kabupaten Bandung, khususnya LTNNU, untuk memberikan skill bidang penulisan kepada masyarakat luas. "Ini sumbangsih kami yang bisa diberikan kepada masyarakat. Dan ternyata pendaftarnya selain dari kader NU sendiri banyak dari masyarakat umum, karena kalau sengaja ikut pelatihan biayanya cukup mahal, disini sangat terjangkau dan seusai pelatihan mereka juga mendapat sertifikat dari LTN NU dan VISI.NEWS, " ujarnya.
Kegiatan diikuti peserta dari beberapa lembaga NU, Fatayat, IPNU, Jatman, mahasiswa, pelajar, serta umum. Pelatihan ini diharapkan bisa memberi pencerahan pada para pesertanya sehingga bisa memiliki kemampuan menulis dan nantinya mampu menyampaikan kebenaran.
"Semoga ilmu dari hasil pelatihan ini, bisa digunakan nantinya, setelah para peserta tahu bagaimana menulis di media massa, " ungkapnya.
Bambang Melga lebih jauh mengatakan, kemampuan menulis itu penting, terutama untuk para calon pemimpin masa depan. Mengutip ucapan HOS Cokroaminoto, ia menyebutkan, pemimpin itu harus bisa pidato seperti orator dan menulis seperti jurnalis.
"Ini kadang kala yang tidak disadari, sehingga hari ini kita banyak melihat pemimpin yang tidak mempunyai kemampuan membentuk opini publik, melakukan counter opini, dan bicara di ruang publik. Padahal ini sangat penting untuk menunjukkan mereka hadir ketika rakyatnya sedang ada masalah, bukan menghindar, " ungkapnya.
Ilmu Jurnalistik, Penting!
Haji Deden dari Kertasari, peserta pelatihan yang juga salah satu tokoh Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (Jatman) mengatakan bahwa ia merasa perlu kembali memperdalam ilmu jurnalistik ini," ilmu jurnalistik ini penting, padahal saya juga dulu seorang jurnalis!," ungkapnya.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya yang seorang pendakwah, pendidik, dan pengurus NU, karena yang namanya pendakwah itu, kita selalu harus berada paling depan, baik lewat dakwahnya, maupun lewat tulisannya," ujar Ustad Enang Saifudin dari Kecamatan Paseh.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!