K.H. Yusuf Ali Tantowi Dorong LTN NU Kab. Bandung untuk Terus Mengadakan Pelatihan Jurnalistik
VISI.NEWS | CIPARAY - Pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Lajnah Ta'lif wan Nasyr (LTN) PCNU Kabupaten Bandung, Sabtu (17/6/2023), disambit baik Khatib K.H. Yusuf Ali Tantowi. Kegiatan perdana yang diikuti 31 peserta itu, diminta untuk dijadikan agenda rutin.
Khatib PCNU Kabupaten Bandung menyampaikan pentingnya warga NU untuk melek literasi, dan bisa membangun opini agar tidak selalu menjadi korban informasi yang salah.
"Memang perlu banyak dibuat agenda-agenda seperti pelatihan jurnalistik ini, dengan begitu, literasi warga NU makin meningkat jadi lebih bijak dan tidak jadi korban media," ungkapnya.
Adanya keterlibatan Lembaga LTN NU Kabupaten Bandung dalam kegiatan tersebut, kata Yusuf Ali, sangat ditunggu oleh warga NU, dan lembaga lainnya. Sehingga kegiatan yang baik ini bisa dilakukan secara berkesinambungan dan bisa diikuti oleh warga NU. "Saya juga berharap setelah kegiatan tersebut LTN NU juga bisa menyelenggarakan pelatihan yang sama untuk semua santri di pesantren saya," harapnya.
Hadirkan Dua Narasumber
Kegiatan perdana pelatihan jurnalistik ini digelar di Aula Kantor PCNU Kabupaten Bandung di Jalan Laswi No. 516 Jongor Ciparay. Peserta datang dari berbagai daerah dimana sebagian warga NU dan sebagian lagi peserta umum dari luar Nahdliyin.
Kegiatan tersebut, kata Ketua LTN NU Bambang Melga Suprayogi, menghadirkan dua pembicara yang kompeten di bidangnya yakni Aep S Abdullah Plt. Pemred VISI.NEWS dan Drajat penulis 78 buku yang sebagian best seller.
"Kang Aep S Abdullah ini kan seorang senior jurnalis yang sudah puluhan tahun berpengalaman di dunia jurnalistik yang sekarang ini menjabat sebagai Plt. Pempinan Redaksi VISI.NEWS, sedangkan narasumber lainnya Kang Drajat seorang penulis handal yang sudah banyak menulis puluhan judul buku, ia juga seorang asesor nasional untuk penulisan buku fiksi dan non fiksi," ujarnya, Minggu (18/6/2023).
Pelatihan Jurnalistik ini, kata Bambang Melga, merupakan bentuk kepedulian dari lembaga yang ada di PCNU Kabupaten Bandung, khususnya LTNNU, untuk memberikan skill bidang penulisan kepada masyarakat luas. "Ini sumbangsih kami yang bisa diberikan kepada masyarakat. Dan ternyata pendaftarnya selain dari kader NU sendiri banyak dari masyarakat umum, karena kalau sengaja ikut pelatihan biayanya cukup mahal, disini sangat terjangkau dan seusai pelatihan mereka juga mendapat sertifikat dari LTN NU dan VISI.NEWS, " ujarnya.
Kegiatan diikuti peserta dari beberapa lembaga NU, Fatayat, IPNU, Jatman, mahasiswa, pelajar, serta umum. Pelatihan ini diharapkan bisa memberi pencerahan pada para pesertanya sehingga bisa memiliki kemampuan menulis dan nantinya mampu menyampaikan kebenaran.
"Semoga ilmu dari hasil pelatihan ini, bisa digunakan nantinya, setelah para peserta tahu bagaimana menulis di media massa, " ungkapnya.
Bambang Melga lebih jauh mengatakan, kemampuan menulis itu penting, terutama untuk para calon pemimpin masa depan. Mengutip ucapan HOS Cokroaminoto, ia menyebutkan, pemimpin itu harus bisa pidato seperti orator dan menulis seperti jurnalis.
"Ini kadang kala yang tidak disadari, sehingga hari ini kita banyak melihat pemimpin yang tidak mempunyai kemampuan membentuk opini publik, melakukan counter opini, dan bicara di ruang publik. Padahal ini sangat penting untuk menunjukkan mereka hadir ketika rakyatnya sedang ada masalah, bukan menghindar, " ungkapnya.
Ilmu Jurnalistik, Penting!
Haji Deden dari Kertasari, peserta pelatihan yang juga salah satu tokoh Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh al-Mu’tabaroh an-Nahdliyyah (Jatman) mengatakan bahwa ia merasa perlu kembali memperdalam ilmu jurnalistik ini," ilmu jurnalistik ini penting, padahal saya juga dulu seorang jurnalis!," ungkapnya.
"Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya yang seorang pendakwah, pendidik, dan pengurus NU, karena yang namanya pendakwah itu, kita selalu harus berada paling depan, baik lewat dakwahnya, maupun lewat tulisannya," ujar Ustad Enang Saifudin dari Kecamatan Paseh.
Peserta terjauh dari kecamatan Pangalengan Ai Solehah. Ia menyampaikan rasa senangnya bisa mengikuti pelatihan ini, selain mendapat bekal dengan ilmu jurnalistik yang ia dapatkan, ia juga termotivasi bisa langsung mencoba menulis yang tulisannya nanti bisa dimuat di media massa yang bekerjasama dengan LTN NU Kab. Bandung.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!