Jumling ke-90 Bupati Dadang Supriatna di Dayeuhkolot
VISI.NEWS | DAYEUHKOKOT - Sosok Bupati Bandung Dadang Supriatna sudah menjadi rutinitas kesehariannya kerap hadir di tengah-tengah masyarakat.
Kali ini, orang nomor satu di Kabupaten Bandung yang dikenal dekat dengan masyarakat ini berada di antara anak-anak yatim saat melaksanakan kegiatan rutin Jumat Keliling (Jumling) ke-90 di Masjid Jami Argadinata Kampung Bolero Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024).
Saat itu, Bupati Bandung memberikan santunan kepada anak-anak yatim, usai melaksanakan shalat Jumat di masjid tersebut.
Saat melaksanakan Jumat keliling, Bupati Dadang Supriatna seperti biasa bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Bandung. Pelaksanaan Jumling ini dalam rangka mempererat silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat sekitar. Bupati Bandung bisa melakukan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Masyarakat sekitar pun terlihat antusias menyambut kehadiran Bupati Bandung ini. Bahkan banyak di antara warga yang menyempatkan diri berfoto selfie, untuk mendokumentasikan kunjungan kerja Bupati Bandung saat pelaksanaan Jumling.
Di hadapan masyarakat, Bupati Dadang Supriatna mensosialisasikan tiga program unggulan/prioritasnya, di antaranya insentif guru ngaji dengan anggaran yang disiapkan Rp 109 miliar per tahun.
"Sudah ada sebanyak 15.666 guru ngaji yang sudah tercover dari 17.000 guru ngaji yang sudah disiapkan anggaranya," katanya.
Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna ini, terus-terus menerus mensoailsiasikan program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan kepada masyarakat dengan anggaran Rp 70 miliar yang sudah disiapkan Pemkab Bandung.
"Masyarakat tinggal mengakses ke blBank BPR Kerta Raharja dan Bank BJB. Setiap warga atau pelaku usaha bisa mendapatkan bantuan pinjaman Rp 2 juta. Bahkan bisa ditingkatkan menjadi Rp 5 juta atau lebih, jika usaha mereka berhasil atau berkembang," tutur Kang DS.
Kang DS berharap program ini dalam rangka meningkatkan ekonomi masyarakat, selain mengurangi angka pengangguran. Untuk itu, ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan sebaik-baiknya program tersebut.
Bupati Bedas ini juga fokus mengoptimalkan program kartu tani Sibedas. Di Kabupaten Bandung memiliki 16.915,99 hektare lahan pertanian padi sawah. Dengan potensi 1.219 kelompok tani.
"Pada tahun ini, sebanyak 87.781 petani di Kabupaten Bandung mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Disampingi mensosialisasikan program unggulannya itu, Kang DS menyebutkan selama 2,9 tahun kepemimpinannya sudah meraih 301 penghargaan dari pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat, maupun dari pihak lainnya.
"Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Kita berharap penghargaan ini dijadikan motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," tuturnya.
Kang DS menyebutkan bahwa ada peningkatan APBD Kabupaten Bandung, yaitu dari Rp 4,8 triliun menjadi Rp 7,4 triliun.
@kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!