Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Jood Wasel Al-Harthi, Perempuan Saudi yang Bertugas di Bidang Urusan Politik PBB

ED
Senin, 16 Januari 2023 | 16:48 WIB
Bagikan
Jood Wasel Al-Harthi, Perempuan Saudi yang Bertugas di Bidang Urusan Politik PBB

VISI.NEWS | NEW YORK, AS - Jood Wasel Al-Harthi baru-baru ini ditunjuk sebagai pejabat urusan politik di Kantor Eksekutif Sekretaris Jenderal PBB di New York.

Wanita Saudi pertama yang menempati posisi di EOSG ini akan terlibat dalam bidang yang mendukung perdamaian, keadilan, membangun institusi yang kuat, keadilan iklim dan lingkungan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, pencegahan konflik, dan menanggapi ancaman seperti misinformasi dan disinformasi.

Al-Harthi telah menghabiskan tiga tahun terakhir di PBB dalam berbagai posisi, termasuk bekerja selama 11 bulan di Unit Aturan Hukum EOSG. Dia juga bertugas di Departemen Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian, di mana dia bertanggung jawab atas divisi kebijakan dan mediasi.

Pengalaman Al-Harthi di DPPA memberinya wawasan luar biasa tentang apa yang diperlukan untuk membangun masyarakat yang tangguh, solusi yang berpusat pada manusia, dan peran strategis yang dimiliki komunitas internasional dan bahkan individu dalam menghadapi tantangan global yang berganda dan saling terkait untuk perdamaian dan keamanan.

Dia sebelumnya bekerja di Dana Pembangunan Perdamaian Sekretaris Jenderal PBB di Asia Tengah, Asia Selatan dan Eropa. Dia juga mengetuai Kelompok Aksi Anti-Rasisme Pilar Perdamaian dan Keamanan dan menjadi anggota Satuan Tugas Anti-Rasisme Sekretaris Jenderal tentang Bias Tersirat.

Selama berada di PBB, Al-Harthi telah bekerja pada isu-isu global yang berfokus pada pencegahan konflik, pembangunan perdamaian, dan pemeliharaan perdamaian.

Bekerja dengan organisasi tersebut telah memungkinkannya untuk mendukung kebijakan, analisis, dan proyek yang melayani negara-negara konflik di beberapa bidang, termasuk rekonsiliasi, mengelola konflik antarkomunal, dan kohesi sosial yang mendorong peningkatan inklusivitas.

Sebelum bergabung dengan PBB, Al-Harthi bekerja di firma hukum internasional papan atas di departemen korporat mereka di London dan Dubai. Antara 2017 dan 2019, dia mendukung tim dengan Lawyers Without Borders untuk mengembangkan buku cerita untuk anak-anak di Tanzania guna meningkatkan kesadaran mereka akan perdagangan manusia.

Dia juga memperoleh pengalaman hukum pidana di Pengadilan Federal Distrik Pusat Kalifornia pada tahun 2014.

Al-Harthi lulus dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Swansea di Wales pada tahun 2015. Tiga tahun kemudian ia memperoleh gelar master dalam bidang yang sama dari SOAS University of London.

Sebelum memperoleh gelar sarjana, ia belajar pra-hukum dengan fokus pada filsafat dan politik di University College London. @fen/arabnews.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.