Jogging Pagi di Pangandaran, Pantai Tercantik di Jawa Barat
Kami bertiga jongging pagi hari Minggu itu. Saya, Ketua Umum PWI Pusat Atal Depari dan Pemred "Kumparan", Arifin Asydhad. Sambil bersantap pecal, kami ngobrol asyik dengan Sariyem. Ia mengaku baru-baru ini menerima bantuan uang sebesar Rp. 300 ribu. Uang dibagikan pada waktu heboh minyak goreng dimainkan mafia.
Sariyem tahu uang itu dari pemerintah, tapi ia tidak akan bersedia memilih jika Presiden Jokowi masih mau lanjut tiga priode. Begitu pun kalau mau perpanjang masa jabatan, satu dua tahun lagi. Apa alasannya?
"Ya, harus sesuai aturan. Cukuplah Jangan tambah-tambah lagi,"katanya.
Kami bertiga terdiam. Tidak ingin bertanya lagi. Waktunya memang harus kembali ke hotel, bersiap-siap menuju bandara untuk kembali ke Jakarta dengan penerbangan Susi Air pagi itu. Adakah suara Sariyem itu yang notebene suara rakyat adalah suara Tuhan? Wallahualam.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!