Jepang Alokasikan 10 Triliun Yen untuk Dorong Produksi Chip Lokal hingga 2030

Desi Rossilawati
Kamis, 21 November 2024 | 05:30 WIB
Bagikan
Jepang Alokasikan 10 Triliun Yen untuk Dorong Produksi Chip Lokal hingga 2030
VISI.NEWS | JEPANG - Jepang mengikuti jejak Amerika Serikat dalam meningkatkan produksi chip domestik dengan memberikan insentif kepada produsen lokal. Dalam rancangan Undang-Undang yang akan dibahas di parlemen, pemerintah Jepang menyiapkan dana hingga 10 triliun yen (sekitar Rp 1.027 triliun) untuk mendukung industri chip dalam negeri hingga tahun fiskal 2030. Salah satu perusahaan yang menjadi fokus dari kebijakan ini adalah Rapidus, perusahaan pembuat chip asal Jepang, yang juga berencana mendukung pengembangan chip kecerdasan buatan (AI). Keputusan ini diumumkan oleh Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba pada Rabu (20/11/2024), meskipun ia tidak mengungkapkan sumber pendanaan yang pasti, memastikan bahwa dana tersebut tidak berasal dari obligasi yang digunakan untuk menutupi defisit anggaran negara. Jumlah dana yang disiapkan jauh lebih besar dibandingkan dengan alokasi yang diumumkan oleh pemerintah Jepang pada 2023, yang sebelumnya hanya sekitar 2 triliun yen. Rapidus sendiri merupakan perusahaan yang didirikan pada Agustus 2022 dengan dukungan dana dari pemerintah Jepang, yang bertujuan untuk mengembangkan semikonduktor lokal sebagai bagian dari rencana prioritas untuk memulihkan industri chip yang dulu dominan, namun kini tertinggal dari Taiwan dan Korea Selatan. Rapidus berencana untuk memproduksi chip 2nm secara massal pada 2027 dan berambisi bersaing dengan perusahaan besar seperti Samsung, TSMC, dan Intel. Untuk mewujudkan ambisi tersebut, mereka bekerja sama dengan IBM, yang dikenal memiliki paten semikonduktor penting dan merupakan perusahaan pertama yang memamerkan desain chip 2nm pada 2021. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.