Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Jembatan Linggamanik Putus, Dinas PU Sukabumi Perkirakan Pembangunan Butuh 2,5 Bulan

Desi Rossilawati
Jumat, 24 April 2026 | 06:53 WIB
Bagikan
Jembatan Linggamanik Putus, Dinas PU Sukabumi Perkirakan Pembangunan Butuh 2,5 Bulan

Jembatan Linggamanik di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, terputus akibat derasnya arus sungai./visi.news/ist.

VISI.NEWS | SUKABUMI - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi memperkirakan proses pembangunan kembali Jembatan Linggamanik di Kecamatan Jampangtengah yang terputus membutuhkan waktu sekitar 2,5 bulan.

Pekerjaan tersebut akan diawali dengan tahap perencanaan, lalu dilanjutkan ke proses pelaksanaan konstruksi.

"Untuk proses pelaksanaanya kami butuh waktu. Insya Allah, perencanaan satu minggu selesai kemudian pengerjaan antara 2 bulan atau 2,5 bulan," ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus.

Jembatan tersebut sebelumnya ambruk setelah pondasinya terkikis derasnya arus Sungai Cikurutug saat hujan deras mengguyur wilayah Jampangtengah pada Minggu (19/4/2026) malam. Infrastruktur ini menjadi akses penting yang menghubungkan Desa Nangerang, Kecamatan Jampangtengah dengan Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya.

Atas kejadian tersebut, Bupati Sukabumi menginstruksikan Dinas PU agar segera melakukan penanganan terhadap jembatan yang putus.

Lebih lanjut, Uus menegaskan bahwa penanganan dilakukan oleh Dinas PU karena jembatan tersebut merupakan bagian dari jalan kabupaten.

"Menginstruksikan ke Dinas PU selaku dinas teknis untuk menangani ini, karena memang ini kewenangan jalan kabupaten," pungkasnya. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.