Jemaah Haji NTB Wafat Bertambah, Total Capai 12 Orang
Ilustrasi./visi.news/ist.
VISI.NEWS | BANDUNG - Jumlah jemaah haji asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yang meninggal dunia selama musim haji 2026 kembali bertambah. Hingga pertengahan Juni, total jemaah haji Embarkasi Lombok yang wafat tercatat mencapai 12 orang.
Penambahan angka tersebut terjadi setelah seorang jemaah haji asal Kabupaten Bima yang tergabung dalam Kloter 4 meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Provinsi NTB pada Kamis (11/6/2026). Jemaah tersebut sebelumnya dirawat sejak 4 Juni 2026 dengan diagnosis suspek pneumonia.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah NTB, Lalu Muhamad Amin, menyampaikan duka cita atas wafatnya jemaah tersebut serta memastikan seluruh hak yang menjadi hak jemaah dan keluarga akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," ujar Lalu dalam keterangannya dikutip, Sabtu (13/6/2026).
Bertambahnya jumlah jemaah yang meninggal menjadi salah satu gambaran tantangan yang dihadapi penyelenggaraan ibadah haji setiap tahun, terutama terkait kondisi kesehatan para jemaah yang mayoritas berusia lanjut dan memiliki penyakit penyerta. Faktor cuaca, kelelahan fisik, serta kepadatan aktivitas ibadah juga sering menjadi perhatian dalam pelaksanaan haji.
Sebelumnya, sebanyak 11 jemaah haji asal NTB telah lebih dahulu meninggal dunia selama berada di Tanah Suci. Dari jumlah tersebut, tiga orang berasal dari Kabupaten Bima, tiga orang dari Kabupaten Lombok Tengah, tiga orang dari Kabupaten Lombok Timur, dan dua orang dari Kabupaten Sumbawa.
"Dengan bertambahnya satu orang yang meninggal dunia di NTB, total jemaah haji asal NTB yang wafat selama musim haji 2026 kini mencapai 12 orang," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!