Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi Bisa Menyentuh Rp. 150 Ribu Per Kg
VISI.NEWS | CIMAHI - Pantauan harga komoditas daging sapi di pasar tradisional Kota Cimahi, sejak sepakan ini mulai merangkak naik, diperkirakan kenaikan daging sapi dipasaran akan terus meroket hingga menjelang Bulan Ramadan yang jatuh pada April 2022 mendatang.
Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Atas Cimahi, Gingin mengatakan, kenaikan harga jual daging sapi terjadi secara bertahap, akibat kenaikan harga jual daging sapi tersebut, berdampak pada merosotnya omset penjualan.
"Akhir-akhir ini para pedagang daging sapi di Pasar Atas Cimahi rata-rata menjual Rp. 130 ribu per kilogramnya, semula harga jual daging sapi sebesar Rp. 100 hingga 110 ribu per kilogram," katanya.
Ditemui ditempat perniagaannya, Minggu (27/2/22), menurut Gingin, banyak konsumen yang mengeluhkan kenaikan harga daging sapi tersebut sehingga banyak pedagang daging sapi saat ini menjadi merugi.
"Omset penjualan merosot, konsumen banyak yang mengeluh, dan diperkirakan kenaikan harga daging sapi ini akan terus naik hingga bulan puasa nanti," ujarnya.
Disinggung penyebab dari kenaikan harga daging sapi tersebut, Gingin mengaku tidak mengetahuinya, yang jelas kenaikan sudah terjadi dari bandarnya, oleh karena itu perlu adanya solusi dari pemerintah.
"Saat ini kebanyakan pedagang menjual daging impor, yang sengaja motong sapi itu sudah jarang, sementara daging impor terus mengalami kenaikan, bisa saja nanti menyentuh angka Rp. 150 ribu per kilogramnya," ungkapnya.
Mengacu pada kejadian naiknya harga tahu tempe hingga saat ini, bahkan para pengrajin tahu tempe sempat melakukan aksi mogok produksi, Gingin menjelaskan, untuk pedagang komoditas daging sapi seperti sulit untuk melakukan aksi mogok berjualan.
"Tidak ada atau belum ada ajakan hingga saat ini untuk mogok dagang, dan saya kira sulit untuk melakukan aksi mogok tersebut" pungkasnya.@eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!