Jelang 9 Tahun Berkarya, SMM Persembahkan Koleksi Bertajuk "Rimba"
VISI.NEWS | JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nusantara, jenama Sejauh Mata Memandang (SMM) meluncurkan koleksi terbarunya yang bertajuk "Rimba". Koleksi ini terinspirasi dari Kawasan Ekosistem Leuser di Aceh Timur sebagai tempat terakhir di dunia bagi empat spesies yang terancam punah untuk dapat hidup berdampingan di alam liar, yaitu gajah Sumatera, badak Sumatera, harimau Sumatera, dan orangutan Sumatera.
Menurut data dari McKinsey & Co., industri fesyen dunia turut menyumbang persentase kasar sejumlah 4% dari keseluruhan emisi gas rumah kaca di seluruh dunia. SMM menanggapi hal ini dengan secara konsisten menorehkan karya busana yang bertanggung jawab bagi lingkungan, termasuk koleksi "Rimba".
"Koleksi ini merupakan sebuah ekspresi dari komitmen SMM dalam upaya menjaga dan melestarikan alam terutama hutan serta berbagai makhluk yang hidup di dalamnya. Sejalan dengan ini, SMM juga turut berpartisipasi pada program restorasi hutan di Kawasan Ekosistem Leuser yang sudah berjalan sejak akhir tahun 2020." papar Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif SMM dalam rilis yang diterima VISI.NEWS, Senin (14/8/2023).
Bersama dengan Yayasan HAkA dan Forum Konservasi Leuser, SMM menginisiasi program restorasi hutan ini dan perkembangannya yang hingga awal tahun 2023 ini telah berhasil merestorasi area hutan seluas 20 hektar, setara dengan sekitar 8.000 pohon. "Inisiatif ini merupakan bentuk kolaborasi kami dengan para Sahabat Sejauh yang telah membeli produk kami, dengan menyumbangkan sebagian dari hasil pembelian mereka untuk program restorasi hutan," ujar Chitra.
"Sudah banyak dari kita yang sadar akan ancaman kepunahan yang dihadapi oleh beberapa spesies makhluk hidup khas Indonesia. Namun banyak pula yang belum memahami tindakan apa yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk turut andil dalam konservasi hutan tempat bernaungnya flora dan fauna yang terancam, contohnya ekosistem di Leuser. Untuk itu, Sejauh Mata Memandang mengambil inisiatif pelestarian dengan cara yang sederhana dan lebih dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia," terangnya. "Melalui koleksi "Rimba", kami berharap kesadaran dan partisipasi Sahabat Sejauh dalam mendukung upaya penting ini dapat meningkat."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!