Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Laporan Scam Terbanyak

Desi Rossilawati
Jumat, 21 Agustus 2026 | 16:35 WIB
Bagikan
Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Laporan Scam Terbanyak

Ilustrasi./visi.news/paylabs.

VISI.NEWS - Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah laporan penipuan digital atau scam tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Indonesia Anti Scam Center (IASC) yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tercatat sebanyak 131.445 laporan penipuan digital dari wilayah Jawa Barat sepanjang November 2024 hingga Juni 2026.

Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 OJK Provinsi Jawa Barat, Riyanti Dwiyani, mengatakan jumlah laporan tersebut merupakan bagian dari 637.055 laporan scam yang diterima secara nasional.

"Berdasarkan data yang diterima oleh Indonesia Anti Scam Center, secara nasional kami telah menerima sebanyak 637.055 laporan scam (penipuan online) dari masyarakat. Dan yang perlu menjadi perhatian adalah bahwa Jawa Barat mencatatkan jumlah pelaporan tertinggi di Indonesia, yaitu sebanyak 131.445 laporan," kata Riyanti dalam keterangannya dikutip, Jumat (21/8/2026).

Menurut Riyanti, laporan penipuan digital di Jawa Barat paling banyak berasal dari lima daerah. Kelima wilayah tersebut adalah Kota Bekasi, Kota Bandung, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kota Depok.

"Jadi itu lima kota dan kabupaten tertinggi yang mencatatkan pelaporan scam," ungkapnya.

Riyanti menjelaskan, modus penipuan yang paling banyak dilaporkan masyarakat adalah transaksi jual beli atau belanja online melalui media sosial. Modus tersebut tercatat sebagai jenis penipuan dengan jumlah laporan tertinggi secara nasional.

"Ini merupakan modus yang tertinggi. Jumlah laporan yang kami terima dengan modus penipuan belanja online itu adalah sebanyak 113.520 laporan dengan total kerugian yang dilaporkan kurang lebih sebesar Rp1,78 triliun," jelasnya.

Modus penipuan berikutnya adalah panggilan palsu atau fake call. Dalam modus tersebut, pelaku berpura-pura menjadi perwakilan dari instansi atau lembaga resmi untuk meyakinkan korban.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.