Jam Kiamat Tinggal 89 Detik: Apa yang Akan Terjadi di Tengah Malam?
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 4 Februari 2025 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Doomsday Clock atau Jam Kiamat kini menunjukkan waktu 89 detik sebelum tengah malam, posisi terdekat yang pernah dicapai dalam sejarah manusia. Jam ini bukan alat penunjuk waktu biasa, melainkan simbol yang mencerminkan kedekatan umat manusia dengan bencana global akibat perang nuklir, perubahan iklim, atau ancaman eksistensial lainnya.
Diciptakan pada tahun 1947 oleh Bulletin of the Atomic Scientists dengan masukan dari tokoh-tokoh seperti Albert Einstein dan J. Robert Oppenheimer, Jam Kiamat memberikan peringatan simbolis terkait ancaman yang mengintai keberlangsungan peradaban. Setiap tahun, para ilmuwan dan pemenang Nobel mengevaluasi risiko global untuk menentukan posisi jarum jam tersebut.
Jika Jam Kiamat benar-benar mencapai tengah malam, bukan berarti dunia akan hancur seketika. Ini lebih menandakan bahwa manusia gagal mencegah bencana besar yang dapat membawa dampak serius:
- Perang Nuklir: Konflik bersenjata nuklir dapat menghancurkan wilayah luas, menewaskan jutaan orang, dan menyebabkan kehancuran lingkungan jangka panjang serta kekacauan sosial.
- Krisis Iklim: Bencana iklim akan menjadi hal biasa, pasokan pangan terancam, dan migrasi massal memicu ketidakstabilan politik.
- Serangan Siber: Gangguan besar pada infrastruktur penting seperti jaringan listrik dan sistem komunikasi dapat merusak ekonomi dan kehidupan masyarakat secara luas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!