Jalan Bandara Kaliwedi Perlu Segera Diperbaiki, Pemkab Cirebon Diminta Bertindak Cepat
VISI.NEWS | CIREBON – Kondisi Jalan Bandara Kaliwedi yang amblas hingga setengah badan jalan selama puluhan tahun terus memburuk dan mengancam akses produktif masyarakat setempat. Kerusakan jalan ini, yang berada di jalur menuju Desa Gua Kidul, Desa Gua Lor, dan Desa Slendra, perlu segera ditangani oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon.
Jalan utama yang mengarah ke Desa Gua Kidul dan Desa Gua Lor di Kecamatan Kaliwedi ini mengalami ambles sepanjang kurang lebih 50 meter dengan kedalaman mencapai 30 cm atau lebih. Jika kondisi ini dibiarkan, akses jalan yang vital bagi kegiatan ekonomi masyarakat bisa terputus total.
"Desa ini seperti bukan bagian dari pemerintahan Cirebon, dibiarkan terus amblas puluhan tahun dan sampai sekarang masih belum juga bisa dilalui lagi hingga setengah badan jalan karena amblas. Saya selaku pengendara mobil yang membawa muatan berat merasa khawatir," ungkap Raihan (43), warga setempat, kepada VISI.NEWS, Kamis (13/6/2024).
Raihan juga menyebutkan kesulitan yang dihadapi saat melintasi jalan tersebut bersamaan dengan anak-anak sekolah dari SMAN 1 Kaliwedi. "Pengendara mobil harus ekstra berhati-hati dan saling antre, karena takut mobilnya terbalik. Sampai saat ini belum tahu kapan akan langsung ditangani," tambah Rokmat, seorang pengendara mobil yang sedang mengantar material tanah.
Para pelajar SMAN 1 Kaliwedi juga merasakan dampak buruk kondisi jalan tersebut. Mereka harus memastikan jalur aman dari kendaraan lain sebelum melintas, baik saat pergi maupun pulang sekolah.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para petani yang sering menggunakan jalan ini untuk mengangkut hasil panen. "Amblesnya jalan bandara Kaliwedi itu sudah puluhan tahun, namun belum ada tanda-tanda kapan akan diperbaiki. Saya khawatir kalau membawa padi hasil panen, takut mobil bisa terbalik karena kemiringan jalan yang hampir mencapai 40 cm," ujar Madi (34) seorang petani setempat.
Menurut warga, penyebab utama kerusakan adalah ketidakstabilan tanah di daerah tersebut dan erosi akibat aliran sungai. "Daerah di sana itu tidak stabil dan ada beberapa jalan yang menyusuri sungai dan tergerus air serta faktor lainnya," tambah Rohdi (44), warga lainnya.
Selain di titik tersebut, ada kerusakan lain di ruas jalan bandara sepanjang kurang lebih 1.000 meter, dengan sekitar 50 meter yang rusak dan amblas. Jalan ini sering digunakan untuk mengangkut hasil panen, sehingga perbaikan sangat mendesak agar tidak membahayakan pengguna jalan.
"Tolong kepada Pak Bupati agar segera ditangani. Kita minta evaluasi detail supaya persiapan dan penyelesaian cepat selesai. Jika jalan amblas semakin panjang, kita tidak bisa lagi mengangkut hasil panen," tutup warga sambil berharap dinas terkait segera bertindak.
Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari Pemkab Cirebon untuk segera melakukan perbaikan guna memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada jalan tersebut.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!