Jaga Netralitas Kampus, BEM IAI Persis Bandung Tolak Kehadiran Sahrul Gunawan
Dalam Press Release yang disampaikan, BEM IAI Persis mengutip pernyataan Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, yang pernah menyatakan bahwa "Konflik kepentingan akan bersemi seperti jamur pada musim penghujan di bangku sekolah dan gedung perguruan tinggi." BEM IAI Persis menilai bahwa kekhawatiran tersebut mulai terwujud, di mana lembaga pendidikan kini terlibat dalam politik praktis, khususnya di Kabupaten Bandung ketika IAI Persis mengundang Sahrul Gunawan.
BEM IAI Persis Bandung Menuntut Netralitas Kampus
Menurut BEM IAI Persis, lembaga pendidikan seharusnya netral dan tidak terlibat dalam politik praktis. Kehadiran Sahrul Gunawan sebagai salah satu Cabup dalam seminar tersebut dianggap mencederai nilai-nilai independensi dan mengancam netralitas lembaga akademik. Penolakan ini mencerminkan kekhawatiran mahasiswa terhadap dampak buruk politik praktis yang mulai masuk ke dalam dunia pendidikan. Mereka menegaskan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat yang bebas dari pengaruh politik dan murni fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan serta karakter mahasiswa. @mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!