Jabar Banyak Sesar Alias Patahan Berpotensi Menyebabkan Lindu Berbahaya, Mana Yang Paling Diwaspadai?
“Beberapa obyek wisata yang ada antara lain Tebing Karaton, The Lodge, Maribaya Hot Spring, Gunung Batu, hingga Bukit Bintang. Bagian timur sesar Lembang terbentuk 100 tahun lalu, bukti aktif sesar Lembang bisa dilihat dari pergeseran sungai-sungai yang ada di sekitarnya seperti Cimeta, Cihideung, Cimahi, dan Cikapundung. Besar pergeseran pun tergantung umur sungai,” ujarnya.
Semakin tua sungainya, ia akan merekam pergeseran yang lebih lama, sesar Lembang pernah menyebabkan gempa sedikitnya tiga kali. Pada 145-1460, menurut kajian paleoseismologi, ditemukan sesar Lembang pernah melepaskan energi besar pada abad 15, pada 28 Agustus 2011, pernah terjadi gempa dengan magnitudo 3,3 dengan kedalaman yang sangat dangkal, sebanyak 382 rumah rusak di Kampung Muril, Kabupaten Bandung Barat.
“Kemudian pada 14 dan 18 Mei, teradi gempa dengan magnitudo 2,8 dan 2,9. Namun tidak ada kerusakan yang berarti akibat gempa tersebut, sesar Lembang sebetulnya tidak terlalu aktif jika dibandingkan sesar-sesar lain akan tetapi, lokasinya yang berdekatan dengan kawasan padat penduduk membuat pergerakan sesar ini bisa sangat berbahaya,” pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!