IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Jabar Banyak Sesar Alias Patahan Berpotensi Menyebabkan Lindu Berbahaya, Mana Yang Paling Diwaspadai?

ED
Minggu, 6 November 2022 | 16:08 WIB
Bagikan
Jabar Banyak Sesar Alias Patahan Berpotensi Menyebabkan Lindu Berbahaya, Mana Yang Paling Diwaspadai?

“Beberapa obyek wisata yang ada antara lain Tebing Karaton, The Lodge, Maribaya Hot Spring, Gunung Batu, hingga Bukit Bintang. Bagian timur sesar Lembang terbentuk 100 tahun lalu, bukti aktif sesar Lembang bisa dilihat dari pergeseran sungai-sungai yang ada di sekitarnya seperti Cimeta, Cihideung, Cimahi, dan Cikapundung. Besar pergeseran pun tergantung umur sungai,” ujarnya.

Semakin tua sungainya, ia akan merekam pergeseran yang lebih lama, sesar Lembang pernah menyebabkan gempa sedikitnya tiga kali. Pada 145-1460, menurut kajian paleoseismologi, ditemukan sesar Lembang pernah melepaskan energi besar pada abad 15, pada 28 Agustus 2011, pernah terjadi gempa dengan magnitudo 3,3 dengan kedalaman yang sangat dangkal, sebanyak 382 rumah rusak di Kampung Muril, Kabupaten Bandung Barat.

“Kemudian pada 14 dan 18 Mei, teradi gempa dengan magnitudo 2,8 dan 2,9. Namun tidak ada kerusakan yang berarti akibat gempa tersebut, sesar Lembang sebetulnya tidak terlalu aktif jika dibandingkan sesar-sesar lain akan tetapi, lokasinya yang berdekatan dengan kawasan padat penduduk membuat pergerakan sesar ini bisa sangat berbahaya,” pungkasnya. @eko

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.