Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Isu Perizinan KJA Pangandaran, Berbagai Pihak Angkat Suara

Desi Rossilawati
Minggu, 10 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Bagikan
Isu Perizinan KJA Pangandaran, Berbagai Pihak Angkat Suara
VISI.NEWS | PANGANDARAN - Polemik terkait keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) di Pantai Timur Pangandaran kembali mencuat setelah Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencabut izinnya. Jeje menilai KJA tersebut melanggar sejumlah aturan, mulai dari kebijakan daerah, rencana tata ruang wilayah (RTRW), hingga peraturan menteri tentang konservasi laut. Ia mempertanyakan alasan izin bisa diterbitkan tanpa pengecekan lokasi yang memadai. Menurutnya, kewenangan pengelolaan laut sejauh 0–12 mil berada di tangan pemerintah provinsi, sementara posisi KJA hanya berjarak sekitar 200 meter dari garis pantai. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, juga menyuarakan keberatan melalui media sosial. Ia menyoroti dugaan masalah perizinan dan meminta publik mengungkap pihak-pihak yang berada di balik perusahaan pemilik KJA, termasuk PT Pasifik Bumi Samudera, PT Vietmindo Inter Pasifik, dan individu bernama Supriadi. Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan akan melakukan evaluasi izin, dengan alasan kawasan Pangandaran lebih sesuai untuk pariwisata ketimbang budidaya ikan. Pimpinan PT Pasifik Bumi Samudera, Fiar Nafy, mengaku siap mengikuti proses evaluasi dan menghormati masukan dari berbagai pihak. Dua perusahaan lain yang disebutkan belum memberikan tanggapan resmi. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.