Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Israel Tolak Gencatan Senjata Meski Ada Tekanan Keluarga Sandera

Desi Rossilawati
Selasa, 4 Maret 2025 | 22:30 WIB
Bagikan
Israel Tolak Gencatan Senjata Meski Ada Tekanan Keluarga Sandera
VISI.NEWS | ISRAEL - Keluarga warga Israel yang masih disandera oleh Hamas menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sengaja memperpanjang agresi militer di Gaza demi kepentingan politik dan pribadinya. Menurut otoritas Israel, hingga saat ini masih ada 59 sandera yang belum dibebaskan, dengan 24 orang di antaranya diyakini masih hidup. Para keluarga sandera pun secara rutin menggelar demonstrasi, mendesak Netanyahu untuk segera menyetujui gencatan senjata, yang menjadi syarat utama dalam negosiasi pembebasan sandera. Namun, berdasarkan laporan Al Jazeera pada Senin (3/3/2025), Israel tetap menolak tekanan ini dan menyatakan siap melanjutkan konflik hingga mencapai tujuan mereka. Tel Aviv bahkan beberapa kali menegaskan bahwa mereka tidak segan menghadapi konflik besar lainnya, meskipun konflik telah berlangsung selama 15 bulan sejak 7 Oktober 2023. Pada Minggu, Netanyahu kembali membela keputusannya untuk memblokir bantuan kemanusiaan ke Gaza, dengan alasan langkah tersebut bertujuan untuk menekan Hamas agar memenuhi tuntutan Israel dalam kesepakatan gencatan senjata. Israel mengklaim ingin memperpanjang fase pertama kesepakatan demi membebaskan lebih banyak sandera, tetapi belum berkomitmen untuk mematuhi fase kedua, yang seharusnya mengarah pada penghentian konflik secara total dan penarikan pasukan Israel dari Gaza. Netanyahu juga menyebut bahwa tuntutan Hamas untuk mengakhiri konflik dianggap tidak realistis dan tidak sesuai dengan kepentingan Israel, sehingga gencatan senjata belum dapat terwujud. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.