Islah Bahrawi Kembali Ungkit Soal KeNUannya, Ini Komentar Netizen
VISI.NEWS | BANDUNG - "Saya Nahdliyin jalur Syaikhona Kholil dan Mbah Yai Hasyim Asy'ari. Bukan jalur Caleg, bukan jalur Pilpres. Bukan juga seperti mereka yang "Mendadak NU" setiap 5 tahun. Apalagi yg menyanyikan "Ya Lal Wathon" baru sekali, lalu mengaku NU sejak lahir, " ujarnya dalam akun X-nya (Twitter) @islah_bahrawi, Sabtu (30/9/2023).
Banyak orang yang cara beribadahnya sama dengan NU, kata pria yang biasa dipanggil Cak Islah ini, tapi amaliyah dan harokah siyasahnya beda.
"Tidak mungkin ada Nahdliyin yang ingin menegakkan Khilafah di negara ini. Tidak akan ada Nahdliyin yang gemar menghina agama orang lain. Tidak ada Nahdliyin yg gemar mengumbar kebencian dan caci maki. Tidak akan ada," tandasnya.
Kalau pun ada, katanya, adalah mereka yang dulu "membuta-butakan" Gus Dur, menghina para Ulama NU dan Banser, tapi sekarang mengaku paling NU. "Mereka yang sejak dulu intoleran, tapi hari ini mengaku paling Nahdliyin. Karena apa? Karena dalam setiap Pemilu mereka baru sadar, bahwa NU itu besar dan mereka segelintir," ungkapnya.
NU, katanya, bukan HTI, bukan Wahabi Salafi, bukan Ikhwanul Muslimin, bukan GNPF, 212 atau apalagi FPI. "NU adalah NU. Organisasi berbasis Islam yang tidak pernah punya sejarah mengkhianati negaranya sendiri. NU yg selalu ingin menjaga persatuan bangsa, Pancasila dan keutuhan NKRI," pungkasnya.
Komentar netizen Komentar netizen beragam atas cuitan Islah Bahrawi tersebut, dan yang menarik, banyak komentar netizen yang dibalas satu-satu oleh Islah. Aseli Wibowo yang menggunakan akun @yudiwibowo976 menulis, Apa nggak ada kekuatiran kalo mrk menyusup & disusupkan ke NU untuk memecah belah dr dalam. Jawab Islah, Insyaallah NU sudah terlatih menghadapi yg model begini. Nanti mereka akan capek sendiri.. Akun Orang Biasa @mas_alku menulis, Disana banyak yg gak tahu mas, kekuatan Ya Jabbar Ya Qohhar. Sepertinya 2024 banyak yg kualat. Bersekutu dengan yg punya misi khilafahpun mereka lakukan. Hanya pak Ganjar sptnya yg tegas soal menolak khilafah. Janjang Tea @jajangbager menulis, kesannya kalonndak NU rendah gitu yaah.... hari gini yang diperlukan adalah rasionalitas... bukan krn NU atau Muhamdiyah... dia yang punya rekam jejak bagus.. punya gagasan.... itu lah yang dipilih masyarakat... kalian ini tiap hari jelek2kan anis.. percuma.. kami tdk terpengaruh@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!