Iran Redam Kekhawatiran Dunia, Menlu Tegaskan Tak Ada Eksekusi Mati Demonstran

ED
Kamis, 15 Januari 2026 | 07:04 WIB
Bagikan
Iran Redam Kekhawatiran Dunia, Menlu Tegaskan Tak Ada Eksekusi Mati Demonstran

Gelombang unjuk rasa yang mengguncang Iran sejak bulan lalu berawal dari protes terhadap memburuknya kondisi ekonomi, termasuk inflasi tinggi dan pengangguran. Seiring waktu, aksi tersebut berkembang menjadi gerakan yang menantang pemerintahan teokratis yang telah berkuasa sejak Revolusi Islam 1979.

Dalam beberapa hari terakhir, demonstrasi berubah menjadi kerusuhan yang memicu bentrokan dengan aparat keamanan. Seorang pejabat Iran yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa sekitar 2.000 orang dilaporkan tewas selama rangkaian unjuk rasa tersebut.

Pernyataan Araghchi dinilai sebagai langkah diplomatik untuk menenangkan tekanan internasional, sekaligus menepis kekhawatiran bahwa Iran akan kembali menerapkan hukuman mati terhadap demonstran seperti yang terjadi pada gelombang protes sebelumnya. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.