Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Mimpi Indonesia Bangkit Lagi?
VISI.NEWS | JAKARTA - Keputusan mengejutkan datang dari Timur Tengah. Pemerintah Iran secara terbuka menyatakan bahwa negaranya tidak akan bisa berpartisipasi di ajang FIFA World Cup 2026, meskipun tim nasionalnya telah melalui proses panjang kualifikasi. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, yang menegaskan bahwa situasi geopolitik membuat keikutsertaan tim nasional hampir mustahil.
Dalam pernyataannya yang dikutip berbagai media internasional, Donyamali mengatakan kondisi negaranya yang sedang berada dalam konflik dengan United States dan Israel membuat Iran tidak bisa menjamin keselamatan dan kesiapan tim nasional untuk tampil di turnamen sepak bola terbesar dunia tersebut. “Dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ujar Donyamali, menegaskan bahwa prioritas negara saat ini adalah situasi keamanan nasional.
FIFA Belum Ambil Sikap
Meski pernyataan Iran sudah cukup tegas, hingga kini FIFA belum memberikan keputusan resmi terkait kemungkinan mundurnya tim berjuluk Team Melli itu. Sumber internal menyebutkan bahwa keputusan final kemungkinan baru akan dibahas dalam Kongres FIFA ke-76 yang dijadwalkan berlangsung di Vancouver, Canada pada 30 April mendatang.
Kongres tersebut menjadi forum penting karena akan menentukan apakah Iran benar-benar keluar dari turnamen, atau masih ada kemungkinan solusi lain. Jika Iran resmi mundur, maka FIFA harus menentukan negara pengganti untuk mengisi slot yang kosong di turnamen yang akan digelar di tiga negara tuan rumah: United States, Canada, dan Mexico.
Kasus Langka dalam Sejarah Piala Dunia
Jika Iran benar-benar mundur, hal ini akan menjadi kejadian langka dalam sejarah Piala Dunia. Terakhir kali tim yang sudah lolos menarik diri terjadi pada 1950 FIFA World Cup ketika France dan India memutuskan tidak berangkat ke Brasil karena biaya perjalanan yang sangat mahal.
Saat itu, FIFA tidak menunjuk pengganti dan turnamen tetap berjalan dengan jumlah tim lebih sedikit. Namun situasi saat ini berbeda karena format Piala Dunia 2026 akan diikuti 48 tim, sehingga FIFA memiliki banyak opsi untuk mengisi slot yang kosong.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!