Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Iran Kirim Respons atas Usulan AS untuk Akhiri Perang Lewat Pakistan

Desi Rossilawati
Senin, 11 Mei 2026 | 10:11 WIB
Bagikan
Iran Kirim Respons atas Usulan AS untuk Akhiri Perang Lewat Pakistan

Ilustrasi./visi.news/ai.

VISI.NEWS | BANDUNG - Iran kembali memberi sinyal bahwa jalur diplomasi masih menjadi pilihan utama untuk meredakan perang di kawasan. Pemerintah Teheran, menurut laporan kantor berita pemerintah Iran, IRNA pada Minggu, telah mengirimkan tanggapannya atas usulan terbaru Amerika Serikat kepada mediator Pakistan.

"Tanggapan Republik Islam Iran terhadap usulan terbaru AS untuk mengakhiri perang telah dikirimkan kepada mediator Pakistan hari ini," kata kantor berita tersebut.

Langkah ini menjadi penting karena muncul setelah rangkaian ketegangan yang membuat kawasan berada dalam situasi rawan. Usulan Amerika Serikat itu diposisikan sebagai jalan untuk mengakhiri perang, sementara Iran memilih menyampaikan jawaban melalui Pakistan, negara yang sejak awal terlibat dalam proses mediasi.

"Pada tahap ini, negosiasi akan fokus pada pengakhiran perang di kawasan tersebut," menurut rencana tersebut, tanpa memberikan rincian tentang isi tanggapan Iran.

Absennya rincian mengenai isi respons Iran membuat arah pembicaraan masih terbuka. Namun, pengiriman jawaban resmi kepada mediator menunjukkan bahwa komunikasi politik antara pihak terkait belum sepenuhnya tertutup. Dalam konteks konflik yang telah melebar, ruang negosiasi seperti ini menjadi penanda penting, terutama setelah upaya sebelumnya di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Ketegangan regional meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu kemudian memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu Amerika Serikat di Teluk. Situasi semakin serius setelah penutupan Selat Hormuz, jalur yang menjadi bagian penting dalam dinamika kawasan.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, pembicaraan yang digelar di Islamabad tidak berhasil melahirkan kesepakatan permanen. Kondisi tersebut membuat proses diplomasi tetap berada dalam fase rapuh, karena penghentian pertempuran belum otomatis berarti penyelesaian konflik.

Perpanjangan gencatan senjata oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump tanpa batas waktu yang ditetapkan kemudian membuka ruang baru bagi negosiasi. Keputusan itu memberi kesempatan bagi pihak yang terlibat untuk mencari solusi permanen, meskipun belum ada kejelasan mengenai isi tanggapan Iran maupun arah kompromi yang mungkin dicapai.

Dalam situasi ini, Pakistan memegang posisi strategis sebagai mediator. Respons Iran kepada Islamabad bukan hanya langkah administratif, tetapi juga bagian dari proses politik yang menentukan apakah perang dapat bergerak menuju penyelesaian atau kembali memasuki fase ketegangan baru. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.