Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Iran Eksekusi 2 Pria yang Dituduh Bunuh Pasukan Keamanan di Tengah Maraknya Demo

ED
Minggu, 8 Januari 2023 | 18:41 WIB
Bagikan
Iran Eksekusi 2 Pria yang Dituduh Bunuh Pasukan Keamanan di Tengah Maraknya Demo

VISI.NEWS | TEHERAN - Iran mengatakan telah mengeksekusi dua pria pada Sabtu (7/1) yang dihukum karena diduga membunuh seorang anggota pasukan keamanan selama demo nasional yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh kematian wanita berusia 22 tahun Mahsa Amini dalam tahanan pada 16 September.

Kedua pria yang dieksekusi pada hari Sabtu telah dihukum karena membunuh seorang anggota milisi pasukan paramiliter Basij. Tiga orang lainnya telah dijatuhi hukuman mati dalam kasus yang sama, sementara 11 lainnya menerima hukuman penjara.

"Mohammad Mehdi Karami dan Seyyed Mohammad Hosseini, pelaku utama kejahatan yang menyebabkan Ruhollah Ajamian mati syahid secara tidak adil, digantung pagi ini," kata pengadilan dalam pernyataan yang disiarkan oleh kantor berita resmi IRNA.

Eksekusi terbaru membuat jumlah pengunjuk rasa yang secara resmi diketahui telah dieksekusi setelah kerusuhan menjadi empat orang.

Amnesty International mengatakan bulan lalu bahwa pihak berwenang Iran mencari hukuman mati untuk setidaknya 26 orang lainnya dalam "persidangan palsu yang dirancang untuk mengintimidasi pengunjuk rasa dalam pemberontakan rakyat yang telah mengguncang negara."

Dikatakan semua orang yang menghadapi hukuman mati telah ditolak haknya atas pembelaan yang memadai dan akses ke pengacara pilihan mereka.

Kelompok hak asasi mengatakan para terdakwa malah harus bergantung pada pengacara yang ditunjuk negara yang tidak berbuat banyak untuk membela mereka.

Amnesty mengatakan pengadilan yang memvonis Karami, juara karate berusia 22 tahun, mengandalkan pengakuan paksa.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.