Investor dan Transaksi Kripto di RI Tumbuh hingga Potensi Bullish Bitcoin
Faktor Pendorong
Fyqieh menjelaskan ada beberapa faktor pendorong yang bisa menguatkan harga Bitcoin di bulan Desember mendatang. Fokus utama pelaku pasar masih akan seputar pembaruan berita terkait ETF Bitcoin spot, sikap The Fed dan situasi makroekonomi lainnya.
"Spekulasi terhadap ETF Bitcoin spot diprediksi masih kuat, jika mengacu pada potensi disetujui pada Januari 2024, sehingga dapat memberikan dampak signifikan terhadap harga Bitcoin karena menciptakan FOMO di kalangan investor retail. Selain itu, situasi makroekonomi dan sikap dovish The Fed akan menjadi faktor penting. Jika positif akan ada pelemahan dolar AS, investor mungkin lebih cenderung untuk mengalokasikan dana ke aset-aset berisiko, termasuk Bitcoin," jelasnya.
Selain itu, Fyqieh menyoroti pertumbuhan kapitalisasi pasar stablecoin Tether (USDT) sebagai indikasi lain bahwa investor institusional mengalihkan fiat mereka ke stablecoin dan akan berpotensi mengubahnya menjadi kripto lain, seperti Bitcoin. Kemudian, kenaikan biaya transaksi Bitcoin baru-baru ini sebagai bukti lebih lanjut dari bullish.
Dari analisis teknikal, harga BTC terus-menerus gagal untuk melampaui zona resistensi antara US$ 38.825 dan US$ 38.942 sejak menembus resistensi di sekitar US$ 35.400. Selain itu, BTC telah menemukan basis dukungan yang kuat pada level yang sama seperti sebelumnya, yang mengindikasikan penembusan mungkin akan terjadi.
"BTC sedang berusaha bertahan di atas US$ 38.000, karena harga sedang menuju kisaran tinggi di sekitar US$ 37.991. Oleh karena itu, akhir pekan mendatang bisa menjadi sangat penting dan mungkin berdampak besar pada penutupan tahunan,” tutup Fyqieh.
@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!