Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Ini Respons Persib Soal Thom Haye Diancam Dibunuh

Desi Rossilawati
Senin, 12 Januari 2026 | 14:12 WIB
Bagikan
Ini Respons Persib Soal Thom Haye Diancam Dibunuh

VISI.NEWS | BANDUNG - Persib Bandung merespons serius ancaman pembunuhan yang diterima salah satu pemainnya, Thom Haye. Ancaman tersebut diketahui disampaikan melalui pesan di media sosial setelah pertandingan Persib vs Persija di Stadion GBLA pada Minggu (11/1/2026). .

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, pesan yang diterima Thom Haye bukan sekadar kritik, melainkan sudah melampaui batas dengan muatan ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman terhadap nyawa.

"Kami menyayangkan adanya pesan-pesan bernada ancaman, ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman pembunuhan yang diterima pemain kami, Thom Haye, melalui media sosial pascapertandingan Persib kontra Persija pada Minggu, 11 Januari 2026," ujar Adhi dikutip dalam keterangannya, Senin (12/1/2026). Persib menegaskan sepak bola tidak boleh menjadi ruang bagi kekerasan verbal atau intimidasi dalam bentuk apapun. Klub menilai ancaman tersebut bertentangan dengan nilai dasar olahraga yang menjunjung sportivitas dan rasa saling menghormati.

"Persib menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan verbal, ancaman, dan rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Sepak bola seharusnya menjadi ruang pemersatu, menjunjung tinggi sportivitas, fair play, serta rasa saling menghormati, baik di dalam maupun di luar lapangan," tegasnya. Adhi juga mengakui rivalitas merupakan bagian tak terpisahkan dari kompetisi, terlebih dalam laga sarat gengsi seperti Persib vs Persija. Namun, ia menekankan rivalitas tidak boleh berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu. "Kami memahami bahwa rivalitas adalah bagian dari dinamika kompetisi, namun rivalitas tidak boleh berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu. Kritik terhadap permainan adalah hal yang wajar, tetapi intimidasi, rasisme, dan ancaman nyawa adalah pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan," lanjut Adhi. Sebagai klub profesional, Persib menyatakan komitmennya terus mendukung kampanye Stop Racism dan menciptakan iklim sepak bola yang aman serta bermartabat. Klub juga mengajak seluruh elemen sepak bola, termasuk suporter semua tim, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. "Persib mendukung penuh komitmen bersama untuk Stop Racism dan mengajak seluruh insan sepak bola, termasuk suporter dari semua klub, untuk bersama-sama menjaga iklim sepak bola Indonesia yang aman, sehat, dan bermartabat," katanya. Di sisi lain, Persib juga mengapresiasi sikap dewasa mayoritas suporter yang tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menolak segala bentuk kekerasan, baik di stadion maupun di ruang digital. "Kami percaya, dengan kesadaran kolektif dan tanggung jawab bersama, sepak bola Indonesia dapat terus tumbuh sebagai hiburan yang membanggakan, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai fair play," pungkas Adhi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.