Ini Profil 22 Bintang MotoGP™ 2025
Yang Bertahan
Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team)
Sebuah kisah nyata dari bawah ke atas di kelas utama. Di Giannantonio sempat di ambang kehilangan kursi MotoGP™ setelah dua musim yang solid tetapi tak spektakuler. Namun, lonjakan yang terjadi pada 2023, diakhiri dengan kemenangan perdana yang menakjubkan atas Juara Dunia bertahan, Pecco Bagnaia, di GP Qatar membalikkan peruntungannya. Memasuki musim keduanya bersama VR46, Diggia akan mengendarai motor pabrikan GP25 pada 2025, yang diiringi semangat untuk melanjutkan kebangkitannya.
Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing)
Pembalap favorit penggemar yang memasuki musim keenamnya di MotoGP™, Binder meraih status kultus dengan kemenangannya yang tak terlupakan di GP Austria 2021 – melaju kencang di atas ban slick untuk finis posisi pertama di tengah guyuran hujan. Sejak saat itu, ia menjadi tumpuan utama KTM di Kejuaraan. Tetapi dengan Pedro Acosta yang kini mendampinginya di tim pabrikan, pembalap Afrika Selatan itu menghadapi persaingan ketat. Pada 2025, Binder bakal berusaha memetik kemenangan pertamanya, sekaligus mematahkan dominasi Ducati di podium.
Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team)
Raul Fernandez menggemparkan dunia selama musim rookie Moto2™, meraih delapan kemenangan saat ia gagal meraih gelar juara. Tetapi performanya itu membuatnya mendapatkan tempat di kelas utama. Walau belum mampu mengulanginya, ia memiliki momen-momen terbaiknya. Memasuki tahun keempatnya di MotoGP, dan tahun ketiga dengan motor Aprilia, Fernandez bertekad untuk membuat terobosan.
Alex Marquez (Gresini Racing)
Kembali bersama Gresini Racing dengan target untuk membangun hasil terbaiknya di Kejuaraan, yaitu peringkat kedelapan klasemen akhir pada 2024. Juara Dunia dua kali di kategori junior, #73 telah mengoleksi lima podium dan dua kemenangan Tissot Sprint atas namanya. Namun, Alex Marquez masih mendambakan kemenangan perdana Grand Prix di kelas utama.
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP)
Juara Dunia MotoGP 2021 ini sedang dalam misi untuk merebut kembali masa-masa kejayaannya bersama Yamaha. Setelah beberapa musim penuh gejolak dengan hasil yang tak konsisten, El Diablo sangat ingin menginjakkan kakinya di puncak. Dengan upaya Yamaha yang tengah mempersiapkan diri untuk 2025, Quartararo diharapkan dapat memainkan peran penting dalam kebangkitan pabrikan Iwata dan bersaing sebagai ujung tombak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!