Ini Profil 22 Bintang MotoGP™ 2025
Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3)
Vinales memulai babak baru bersama tim satelit KTM, dengan tujuan untuk menemukan kembali performa yang pernah membuatnya menjadi penantang gelar. Berbekal motor KTM yang lebih baik, Top Gun memiliki amunisi untuk membuat kejutan pada 2025, serta berpotensi menciptakan lebih banyak sejarah. Ia menjadi pembalap pertama dalam era MotoGP™ yang berhasil meraih kemenangan dengan tiga pabrikan motor berbeda (Suzuki, Yamaha, dan Aprilia) di COTA 2024. Kemenangan keempatnya mungkin saja terjadi musim ini.
Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team)
Pemenang tiga kali balapan itu bersiap untuk menemukan kembali kecepatannya pada 2025. Usai membela Yamaha, ia pindah ke Prima Pramac Racing musim 2024 dan beradaptasi dengan motor Ducati. Namun, transisi Pramac kembali ke motor Yamaha pada 2025 membuat Morbidelli mencari peluang baru. Sebagai lulusan VR46 Academy, ia kembali ke tim VR46 untuk pembuktian diri.
Jack Miller (Prima Pramac Yamaha)
Pemenang balapan MotoGP™ bersama Honda dan Ducati ini menghadapi tantangan baru setelah dua tahun bersama KTM. Dengan panggilan Pramac Yamaha, Miller bergabung dengan proyek baru mereka pada 2025, membawa gaya dan karismanya yang tak kenal takut. Sang Raja Stoppie akan mengendarai M1, juga siap membantu pabrikan Iwata untuk kembali ke posisi terdepan.
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing)
Usai musim 2023 yang luar biasa dengan tiga kemenangan dan catatkan hasil terbaik finis ketiga, Bezzecchi tampil mengecewakan pada 2024. Pun demikian, ia memiliki kesempatan untuk membuat dampak nyata dengan mengendarai motor pabrikan Aprilia. Sang pembalap Italia bakal menjadi rekan setim Juara Dunia bertahan, Jorge Martin, musim ini. Tujuan utama Bez sudah jelas, yakni membuktikan dirinya masih jadi salah satu yang patut diperhitungkan.
Miguel Oliveira (Prima Pramac Yamaha)
Usai masa-masa frustasi bersama Aprilia, Oliveira memiliki rumah baru di Pramac Yamaha. Bertugas untuk membantu mengembalikan kejayaan Yamaha, talenta pembalap asal Portugal ini tak terbantahkan. Ia telah memenangi lima kali balapan, yang pertama diraihnya dalam situasi paling dramatis. Pembalap yang sangat berbahaya dalam kondisi basah, #88 memiliki awal yang baru. Ia siap untuk menunjukkan kemampuannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!