Ini Makanan dan Minuman Sehat untuk Buka Puasa Rajab

ED
Kamis, 18 Januari 2024 | 14:36 WIB
Bagikan
Ini Makanan dan Minuman Sehat untuk Buka Puasa Rajab

VISI.NEWS | BANDUNG - Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Islam, yang juga merupakan salah satu dari empat bulan suci. Dalam bulan ini, banyak umat Islam yang melakukan puasa sunnah, yaitu puasa yang dilakukan secara sukarela tanpa kewajiban. Puasa sunnah memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan kesehatan, keimanan, dan ketaqwaan.

Namun, puasa sunnah juga membutuhkan perhatian khusus terhadap asupan makanan dan minuman saat berbuka puasa. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi, energi, dan cairan tubuh, serta untuk mencegah masalah pencernaan, dehidrasi, atau kelebihan berat badan. Berikut adalah beberapa tips makanan dan minuman sehat untuk buka puasa rajab:

Minum Air Putih. Air putih adalah minuman terbaik untuk menghidrasi tubuh setelah berpuasa. Minumlah air putih secara bertahap, mulai dari dua gelas saat berbuka, kemudian satu gelas setiap jam hingga tidur. Hindari minuman yang mengandung kafein, gula, atau soda, karena dapat menyebabkan dehidrasi, kenaikan gula darah, atau penumpukan gas.

Makan Kurma. Kurma adalah makanan tradisional yang disunnahkan untuk berbuka puasa, karena memiliki banyak manfaat. Kurma mengandung karbohidrat, serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, yang dapat memberikan energi, meningkatkan sistem kekebalan, dan melancarkan pencernaan. Makanlah tiga butir kurma saat berbuka, kemudian lanjutkan dengan makanan lain setelah shalat maghrib.

Pilih Makanan Bergizi. Makanan yang dikonsumsi saat berbuka puasa harus mengandung semua zat gizi yang dibutuhkan tubuh, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Pilihlah makanan yang mudah dicerna, seperti nasi, roti, sayur, buah, sup, atau salad. Hindari makanan yang berlemak, pedas, asam, atau gorengan, karena dapat menyebabkan gangguan lambung, seperti maag, asam lambung, atau diare.

Perhatikan Porsi. Jangan makan terlalu banyak atau terlalu sedikit saat berbuka puasa, karena dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes, atau anemia. Makanlah secukupnya, sesuai dengan kebutuhan kalori harian, yang dapat dihitung dengan rumus: 25 x berat badan (kg). Sebagai contoh, jika berat badan Anda adalah 60 kg, maka kebutuhan kalori harian Anda adalah 1500 kkal. Bagilah porsi makanan Anda menjadi tiga kali, yaitu berbuka, makan malam, dan sahur, dengan rasio 30:40:30. Artinya, saat berbuka, Anda dapat mengonsumsi 450 kkal, saat makan malam 600 kkal, dan saat sahur 450 kkal.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.