Ini Lima Strategi Menghadapi Indonesia Emas 2045 yang Dikatakan Bupati Bandung

ED
Rabu, 27 Desember 2023 | 09:19 WIB
Bagikan
Ini Lima Strategi Menghadapi Indonesia Emas 2045 yang Dikatakan Bupati Bandung

Ia mencontohkan di Singapura anak yang baru berusia 12 tahun, sudah dipersiapkan menjadi pengusaha setelah dilakukan test oleh psikolog dan lainnya. Sehingga sekolahnya diarahkan yang berkaitan dengan wirausaha tersebut. Termasuk kedepannya jika anak itu ingin menjadi pelaku usaha di bidang pertanian, di sekolahkan yang berkaitan dengan bidang pertanian dan lain sebagainya.

Untuk itu, Kang DS berharap kepada para Ketua RT dan RW maupun para kepala desa untuk mendata para pemuda yang ada di wilayahnya masing-masing.

"Big data ini penting. Supaya pemerintah desa atau kepala desa bisa membuat program. Melalui big data itu, ada kelompok usia produktif. Selain itu berapa warga yang sudah punya ijazah SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Berapa warga yang sudah bekerja, dan berapa warga yang masih nganggur. Termasuk data warga miskin ekstrem dan stunting. Pak RT dan Pak RW untuk mempersiapkan data itu," katanya.

Ia mengungkapkan untuk mempersiapkan warga yang siap kerja, Pemerintah Kabupaten Bandung sudah mempersiapkan tempat-tempat pelatihan. Mulai dari pelatihan bahasa Korea dan bahasa Jepang, bagi mereka yang ingin bekerja ke negara tersebut. "Pemerintah juga sudah mempersiapkan tempat-tempat pelatihan seperti pelatihan perbengkelan, menjahit, servis handphone, tata rias, tata boga dan lain sebagainya. Jangan sampai ada warga yang masih menganggur karena malas," katanya.

Kang DS menyebutkan bahwa Pemkab Bandung sudah menyiapkan anggaran Rp 70 miliar untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang ingin membuka usaha. "Hadirnya program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan ini, karena bank emok masih marak di Kabupaten Bandung. Warga yang ingin membuka usaha bisa mengusulkannya," ungkapnya.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung ini kembali mendorong para kepala desa untuk menyiapkan baper stok pangan 1 ton per tahun untuk kebutuhan masyarakat disaat ada warga yang belum makan atau tak memiliki beras untuk kebutuhan sehari-hari. "Pengadaan baper stok pangan ini bisa dimusyawarahkan di tingkat desa," katanya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.