Ingatkan Momentum Bonus Demografi, Kapolri: Lompatan Menjadi Negara Maju

Desi Rossilawati Andri Somantri
Kamis, 3 September 2026 | 21:26 WIB
Bagikan
Ingatkan Momentum Bonus Demografi, Kapolri: Lompatan Menjadi Negara Maju

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026)./visi.news/Andri.

VISI.NEWS - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Indonesia saat ini tengah menghadapi momentum bonus demografi yang menjadi peluang bagi Indonesia untuk melakukan lompatan menuju negara maju.

"Kita saat ini menghadapi momentum bonus demografi. Artinya, akan lebih banyak pemuda-pemuda usia produktif yang lebih besar jumlahnya daripada usia nonproduktif. Momentum tersebut hanya terjadi satu kali di setiap negara," ujar Sigit dalam Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Karena itu, Sigit menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu hal penting yang perlu dipersiapkan untuk memanfaatkan momentum tersebut.

"Jadi, manakala kita bisa berhasil memanfaatkan momentum tersebut dengan mempersiapkan diri, meningkatkan kualitas SDM, dan kemudian kita bekerja keras, maka kita yakin bahwa Indonesia akan memiliki lompatan untuk menjadi negara maju," imbuhnya.

Ia menyatakan terdapat beragam hal negatif yang dapat mengganggu persiapan menuju momentum bonus demografi mulai dari narkoba, tawuran hingga ajakan bergabung dengan geng.

"Kita yang harusnya mempersiapkan diri bekerja keras kemudian terpengaruh oleh hal-hal negatif yang saat ini berada di sekitar kita, banyaknya narkoba, ajakan-ajakan untuk kita ikut ke hal-hal yang tidak baik seperti tren, tawuran, diajak untuk ikut geng-geng tertentu, maka ini akan mengganggu dan merusak masa depan kita," tuturnya.

Karena itu, Sigit mengajak generasi muda untuk saling menjaga dan mengingatkan, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun komunitas.

"Kalian semua adalah calon-calon penerus, calon-calon pemimpin bangsa sehingga kemudian harus saling menjaga, harus saling merawat, dan terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena hanya dengan persatuan dan kesatuan, maka Indonesia ini akan menjadi maju," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.