Indonesia Tekankan Tiga Elemen Utama Kolaborasi Ekonomi Digital Antarnegara
Menurut Sekjen Mira Tayyiba, kolaborasi antarpihak tersebut bersifat krusial mengingat di balik kemajuan teknologi yang pesat, terdapat ketidakseimbangan ekonomi yang berpotensi menimbulkan masalah baru bagi negara-negara berkembang.
“Dengan memahami bahwa teknologi digital pada umumnya dikembangkan oleh negara maju dan kecanggihannya terkadang belum cukup menjawab berbagai tantangan unik yang dihadapi oleh negara berkembang, kita membuka pintu untuk solusi kolaboratif untuk menangani ketidakseimbangan dalam ekonomi digital global,” jelasnya.
Elemen ketiga, berkaitan dengan kesempatan yang adil dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat untuk dapat berkembang di era digital diperlukan dalam membangun masa depan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Sekjen Kementerian Kominfo menjelaskan berbagai upaya langkah nyata yang perlu ditempuh oleh seluruh negara, seperti penyediaan konektivitas digital yang dapat diakses, terjangkau, dan memadai; fasilitasi pelatihan literasi dan kecakapan digital, hingga pelindungan masyarakat dari penyalahgunaan atau penyalahgunaan teknologi.
“Teknologi digital harus mampu menjadi kapal yang stabil untuk membawa semua pihak menuju masa depan yang lebih baik: mengarungi lautan inovasi dan kemajuan untuk membawa konektivitas, peluang, dan pertumbuhan ke seluruh pelosok dunia,” tuturnya.
Ketiga elemen itu juga disuarakan panelis yang mewakili berbagai pemangku kepentingan sektor digital Indonesia, seperti Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa Duta Besar Febrian A. Ruddyard, Deputi Wakil Tetap RI I Duta Besar Achsanul Habib, serta Kepala Pusat Kelembagaan Internasional Setjen Kementerian Kominfo Ichwan Makmur Nasution.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal UNCTAD Rebecca Grynspan menyatakan strategi yang sinergis pada level global diperlukan untuk mewujudkan masa depan ekonomi digital dunia yang inklusif serta berkelanjutan.
“Memastikan proses yang inklusif dalam strategi digital global sangatlah penting, dan strategi ini harus mampu bertahan terhadap dinamika yang ada,” ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!