Indonesia Menuju Pusat Halal Dunia dengan Teknologi Blockchain

ED
Rabu, 24 Juli 2024 | 17:00 WIB
Bagikan
Indonesia Menuju Pusat Halal Dunia dengan Teknologi Blockchain

VISI.NEWS | BANDUNG - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin kerap menekankan pentingnya langkah nyata agar Indonesia bisa menjadi pusat halal dunia. Dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia dan sumber daya bisnis halal yang melimpah, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai visi tersebut. Salah satu langkah penting yang diusung adalah pemanfaatan teknologi blockchain.

Teknologi Blockchain sebagai Penghubung Ekosistem Halal

Blockchain, teknologi desentralisasi yang mencatat transaksi antara dua pihak secara efisien dan permanen, memainkan peran kunci dalam membangun ekosistem halal yang kuat. Teknologi ini menawarkan keamanan data yang tinggi, mengurangi risiko serangan siber, dan meningkatkan transparansi melalui pelacakan data yang mudah.

Menurut Direktur Strategi dan Operasional LPPOM, Ir. Sumunar Jati, blockchain dalam industri halal harus mencakup standar halal global, peran lembaga sertifikasi halal, dan manfaat bagi pelaku usaha serta konsumen. Beberapa negara maju, seperti Jerman, telah mulai menerapkan teknologi ini di berbagai sektor industri, termasuk industri halal, untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan efisiensi rantai pasok.

Implementasi Halal Blockchain di Indonesia

Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim harus segera melirik teknologi ini untuk menjamin kehalalan produk secara lebih terintegrasi. Halal blockchain memberikan manfaat signifikan bagi pelaku usaha, termasuk peningkatan kepercayaan konsumen, penguatan reputasi merek, dan efisiensi rantai pasok. Sierad Produce, bagian dari PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk dan Gunung Sewu Kencana Group, telah mengadopsi teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan ketertelusuran produk halal dalam rantai pasoknya.

Sierad Produce menampilkan secara real-time seluruh rangkaian proses produksi melalui sistem halal blockchain and smart poultry. Ini mencakup proses pengelolaan dan pemeriksaan kesehatan ayam, proses pemotongan, produksi, hingga distribusi, menjamin nilai halal yang tidak terpisahkan dari kualitas produk.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.