Indonesia Dorong Kawasan Industri Menuju Net Zero Emission pada WEF 2025
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 27 Januari 2025 | 20:05 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Pada gelaran World Economic Forum (WEF) yang berlangsung pada 22 Januari 2025, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa kawasan industri di Indonesia harus dirancang untuk mencapai net zero emission atau nol emisi karbon.
"Kami terus mendorong perusahaan, baik lokal maupun asing, untuk menjadikan keberlanjutan sebagai prioritas utama dalam setiap proyek yang mereka jalankan," kata Rosan, Minggu (26/1/2025).
Dalam diskusi yang berlangsung di WEF, Rosan menjelaskan bahwa Indonesia memiliki beberapa klaster industri terintegrasi yang mengonsumsi sekitar 4,5 gigawatt (GW) energi. Pemerintah berencana untuk memperluas pasokan energi bersih dengan menambah 2,5 GW dari energi hijau, sehingga targetnya adalah memastikan seluruh kebutuhan energi di klaster industri ini yang mencapai 6,6 GW berasal dari energi bersih.
"Target kami adalah memastikan seluruh kebutuhan energi sebesar 6,6 GW di klaster ini menggunakan energi bersih," imbuhnya.
Rosan juga menekankan pentingnya pendekatan berbasis klaster industri dalam pembangunan ekosistem yang berkelanjutan. Salah satu contoh klaster industri yang telah diluncurkan adalah klaster terkait nikel, yang mencakup seluruh rantai pasok dari produksi nikel hingga daur ulang baterai kendaraan listrik, semuanya terintegrasi dalam satu lokasi.
Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, mulai dari tenaga surya, angin, air, panas bumi, hingga gelombang laut, dengan total potensi mencapai 3.700 GW.
"Indonesia memiliki cadangan panas bumi terbesar di dunia, khususnya di Jawa dan Sumatra, namun yang telah terpasang saat ini baru kurang dari 1 persen. Ini menunjukkan peluang besar yang masih bisa digarap," pungkas Roslan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!