IMR KKP Sediakan Ikan dengan Harga Terjangkau dan Perangi Stunting

ED
Jumat, 14 April 2023 | 15:53 WIB
Bagikan
IMR KKP Sediakan Ikan dengan Harga Terjangkau dan Perangi Stunting

Kegiatan di PIMR 2023

Di tempat yang sama, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP, Erwin Dwiyana menyebut ada sejumlah kegiatan di PIMR 2023 ini. Selain gebyar ikan harga terjangkau, terdapat pasar pangan murah, talkshow kemitraan pemasaran, coaching clinic UMKM, demo pengolahan hasil perikanan, gerai perizinan berusaha subsektor pengolahan dan pemasaran ikan, hingga lomba mewarnai dan edukasi manfaat makan ikan. Kegiatan talkshow mengambil tema KolaborAksi Sinergi UMKM Kelautan dan Perikanan dengan menghadirkan perusahaan rintisan dan pengampu perizinan subsektor pengolahan dan pemasaran ikan.

"Disini kita ingin mendorong kemitraan pemasaran antara UMKM produk perikanan dengan market place dan e-commerce serta meningkatkan konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya," jelas Erwin.

Sebagai informasi, penyelenggaraan Pasar Ikan Murah Ramadan (PIMR) 2023/1444 H bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dan melibatkan pelaku usaha/UMKM setempat, baik di pasar tradisional, pasar ikan modern, kantor K/L, kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tempat lainnya yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

Adapun para peserta pada PIMR 2023 terdiri dari PT Kelola Mina Laut, PT Bali Maya, Adisyafidz Barokah, Hanada, Tanias Food, Aura Food, Batandu Abadi, Rumah Abon, dan UMKM lokal binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung, yang menyediakan berbagai produk perikanan berupa ikan segar, ikan beku, ikan olahan dan aneka kuliner berbahan baku ikan. Kegiatan tersebut juga disinergikan dengan Gelar Pangan Murah yang menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga miring. Untuk mendorong kemitraan pemasaran antara UMKM dengan e-commerce dan marketplace, KKP juga menghadirkan perusahaan rintisan (start up) Grab, Wagros, dan Ikan Segar Indonesia, serta membuka gerai perizinan berusaha pengolahan, pemasaran dan GMP.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan akan terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan dan menjadikan ikan sebagai sumber protein utama, guna mencetak generasi unggul berkualitas sebagai calon penerus bangsa. Terlebih Indonesia sebagai negara maritim, sumberdaya ikan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan untuk mewujudkan ketahanan pangan dan gizi nasional.@alfa

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.