Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Ilmuwan Temukan Cara Baru Menangkap Karbon dengan Memanfaatkan Kotoran Makhluk Mikroskopis

Desi Rossilawati
Sabtu, 11 Januari 2025 | 23:35 WIB
Bagikan
Ilmuwan Temukan Cara Baru Menangkap Karbon dengan Memanfaatkan Kotoran Makhluk Mikroskopis
VISI.NEWS | CALIFORNIA - Ilmuwan terus mencari solusi untuk mengatasi perubahan iklim dengan menangkap karbon di atmosfer, dan temuan terbaru menunjukkan potensi makhluk mikroskopis, seperti zooplankton, dalam mempercepat penyerapan karbon. Penelitian yang dipimpin oleh Dartmouth College di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa dengan menyemprotkan debu tanah liat ke permukaan laut, partikel karbon dioksida yang mengambang bebas dapat diubah menjadi makanan bagi zooplankton. Hewan mikroskopis ini kemudian menyimpan karbon di dalam laut melalui kotorannya. Metode ini dikenal dengan sebutan "pompa biologis" lautan, yang merupakan proses alami untuk menghilangkan karbon melalui ekosistem laut. Debu tanah liat ini membantu mempercepat proses penyelaman karbon ke kedalaman laut dengan membuat kotoran zooplankton tenggelam lebih cepat. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa tanah liat dapat menangkap hingga 50% karbon dari fitoplankton yang mati sebelum kembali ke atmosfer. Dengan migrasi vertikal harian zooplankton, karbon tersebut dibawa ke kedalaman laut, mempercepat proses transpor aktif karbon ke dasar laut. Tim peneliti berencana untuk menguji metode ini di lapangan di lepas pantai California Selatan, menggunakan pesawat terbang untuk menyemprotkan tanah liat dan memantau dampaknya terhadap transportasi karbon oleh zooplankton. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.