Ilmu Hak Semua Warga, Prawita Genppari Jadi “One Stop Training Services”

ED
Sabtu, 17 Juni 2023 | 23:52 WIB
Bagikan
Ilmu Hak Semua Warga, Prawita Genppari Jadi “One Stop Training Services”

VISI.NEWS | BANDUNG - Sistem pertahanan terbaik suatu bangsa terletak pada komitmen bangsa tersebut dalam meletakan desain infrastruktur kualitas SDM-nya. Jika ia tidak peduli, maka bangsa tersebut akan cepat runtuh di tengah – tengah anomali kepentingan global yang terus merangsek dengan segala macam cara dan modusnya. Namun disisi lain, tidak sedikit juga orang yang memiliki komitmen yang tinggi untuk memenuhi kompetensi SDM-nya, tetapi sering terbentur oleh dogma klasik yang berbunyi “keterbatasan anggaran”, sehingga menjadi lemah dan seolah tidak berdaya. Disinilah perlu terobosan inovatif dan kerelaan hati untuk berbakti dan mengabdi pada negeri.

Demikian disampaikan oleh Pimpinan Pusdiklat Prawita Genppari Dede Farhan Aulawi yang juga seorang pemerhati SDM yang selama ini mendedikasikan sisa usianya untuk pengembangan dan diseminasi multi disiplin ilmu di seluruh pelosok negeri.

Kata kunci yang sering ia sampaikan, “Kembangkanlah jargon bahwa ilmu itu hak semua warga, dan untuk memenuhinya tidak harus selalu "mahal" selama ada kemauan dan keikhlasan dari para ilmuwan untuk menyebarkannya dengan semangat amal salih dan amal sosial. "Kalau setiap kalimat dari seorang ‘cendekiawan’ harus selalu dihargai dengan materi, maka kemuliaan dari ilmu itu sendiri akan terdegradasi menjadi barang dagangan yang selalu diperjualbelikan. Jadi mulai saat ini jangan lagi ada proses pendidikan, pelatihan atau pembelajaran yang terkendala hanya karena keterbatasan anggaran. Percayalah bahwa di Indonesia ini masih banyak orang – orang yang ikhlas mendedikasikan ilmu dan pengetahuannya demi kemanusiaan, demi bangsa dan negara, " ungkapnya.

Hal ini bagi dirinya bukan sekedar jargon, karena hampir 95% berbagai pelatihan secara nyata diberikan secara gratis buat seluruh masyarakat Indonesia.

Nampaknya sangat sulit saat ini dalam mencari figur cendekiawan yang memiliki pandangan dan prinsip hidup serta jiwa kepahlawanan seperti yang ia miliki. Pengetahuan, wawasan dan jaringannya sangat luas, tetapi dirinya tampil tetap bersahaja. Para awak media selalu ingat ucapannya bahwa semua yang kita banggakan (harta, jabatan, popularitas, dan lain – lain) di dunia ini, semua akan sirna pada waktunya dan beralih tangan pada orang lain. "Kita akan dimintai pertanggungjawaban atas semua yang kita miliki tersebut sehingga tidak pada tempatnya jika kita harus bangga dan sombong dengan semua fatamorgana dunia tersebut," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.