IKWI Kabupaten Bandung Canangkan Gerakan Generasi Merdeka Stunting
Turut hadir menjadi narasumber Rembug Stunting antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bandung Drs. H. Ruli Hadiana, S.Sos, M.Ipol; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dr. Hj. Yuli Irnawati Mosjasari, MM; dan Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bandung H. Muhamad Hairun, S.H., M.H.
Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Yuli Irnawati Mosjasari mengapresisi inisiatif IKWI Kabupaten Bandung yang menggelar Rembug Stunting dengan mengundang ibu-ibu dari para balita, juga para kader posyandu.
"Saya apresiasi dan berterimakasih karena ini merupakan upaya dari IKWI Kabupaten Bandung yang sangat menunjukan kepeduliannya terhadap stunting di Kabupaten Bandung," ucap Yuli.
Kadinkes mengakui hingga saat ini angka prevalens stunting Kabupaten Bandung memang masih tinggi mencapai 29 persen. Namun pihaknya berharap segera menurun dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah, swasta, masyarakat termasuk IKWI Kabupaten Bandung sendiri dari kalangan media.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Bandung Muhamad Hairun menambahkan, dalam menangani kasus stunting ini dibutuhkan partisipasi semua pihak, termasuk dari kalangan media.
"Karena itu kami mengapresiasi kegiatan Rembug Stunting yang digagas IKWI Kabupaten Bandung dari kalangan media ini yang menurut saya sangat luar biasa," ucap Hairun yang juga menjabar Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bandung.
Hairun mengaku sangat bangga, ibu-ibu wartawan berinisiatif ikut terlibat dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung. Menurutnya, Rembug Stunting itu sebenarnya urusan di pemerintahan, baik pemerintahan kabupaten, kecamatan sampai pemerintahan desa.
"Tapi ini sangat luar biasa, malah IKWI Kabupaten Bandung malah memelopori Rembuk Stunting dalam rangka percepatan penurunan stuntig. Mudah-mudahan IKWI ini diikuti oleh lembaga masyarakat lainnya," ungkap Hairun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!