Iklan Digital GumGum 90% Lebih Rendah Emisi dari Standar Industri

ED
Senin, 28 April 2025 | 18:27 WIB
Bagikan
Iklan Digital GumGum 90% Lebih Rendah Emisi dari Standar Industri
  • Platform iklan berbasis kontekstual secara signifikan mengungguli tolok ukur karbon industri untuk iklan programatik dan langsung.

VISI.NEWS | JAKARTA - GumGum, platform iklan digital global berbasis kontekstual, hari ini mengumumkan efisiensi karbon terdepan di industri iklan digital, dengan intensitas keseluruhan hanya 0,48 gram CO2e per tayangan—secara signifikan mengungguli tolok ukur industri yang sebesar 2,45 gram per tayangan, yang dihitung sebagai pembagian 50/50 antara iklan programatik dan pembelian langsung. Melalui kemitraan berkelanjutan dengan Cedara, Platform Intelijen Karbon dan pemimpin dalam dekarbonisasi media, GumGum tetap berada di garis depan keberlanjutan dalam teknologi iklan.

Berikut adalah bagaimana GumGum unggul di berbagai area iklan digital:

Iklan Programatik (iklan yang ditempatkan melalui lelang digital otomatis), GumGum menghasilkan 0,67 gram CO2 per tayangan, dibandingkan dengan tolok ukur industri yang sebesar 4,24 gram—artinya jejak karbon GumGum hampir 85% lebih efisien dibandingkan dengan iklan programatik biasa.

Iklan Langsung (iklan yang ditempatkan langsung dengan penerbit, bukan melalui lelang otomatis), GumGum jauh lebih efisien dengan hanya menghasilkan 0,06 gram CO2 per tayangan—90% lebih efisien dibandingkan dengan tolok ukur industri yang sebesar 0,66 gram.

Untuk iklan video, skor intensitas GumGum juga jauh lebih efisien dibandingkan tolok ukur industri. Untuk video programatik, GumGum mencetak 1,74 gram per tayangan dibandingkan dengan tolok ukur industri yang sebesar 4,83. Untuk video langsung, GumGum mencetak 1,03 gram per tayangan dibandingkan dengan tolok ukur industri yang sebesar 1,25.

"Keberlanjutan dalam iklan digital bukanlah tujuan masa depan—itu adalah sesuatu yang kami wujudkan hari ini," kata Kara Petrocelli, Direktur Senior Operasi Platform di GumGum. "Kami membuktikan bahwa merek dan penerbit tidak perlu mengorbankan kinerja demi keberlanjutan. Dengan mengoptimalkan efisiensi aliran tawaran dan pusat data, menghapus beberapa klasifikasi inventaris seperti MFA, dan mengadopsi solusi kontekstual, kami tidak hanya mengurangi emisi—kami sedang menetapkan standar baru untuk iklan yang bertanggung jawab."

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.