Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026

IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Asia dan Global

Desi Rossilawati
Selasa, 20 Januari 2026 | 09:42 WIB
Bagikan
IHSG Menguat di Tengah Pelemahan Bursa Asia dan Global

VISI.NEWS | JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (20/1/2026), bergerak menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

IHSG dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen ke posisi 9.156,19. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,37 poin atau 0,15 persen ke posisi 891,75.

"Dari sisi makro, pasar masih menunjukkan respons yang positif terhadap prospek pelonggaran kebijakan moneter global, di tengah kebijakan domestik yang relatif terjaga dan kinerja emiten berkapitalisasi besar yang tetap solid," ujar Pengamat Pasar Modal Indonesia, Reydi Octa, dikutip dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Selain itu, Reydi menyebut penguatan IHSG juga didukung oleh masuknya aliran dana asing yang cenderung terfokus pada saham-saham perbankan besar, dan emiten big cap lainnya, termasuk saham-saham konglomerasi yang kembali menjadi penopang.

Di sisi lain, lanjutnya, pelaku pasar tengah mencermati sentimen yaitu arah kebijakan bank sentral global mengenai pemangkasan suku bunga, serta pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) yang akan berdampak nantinya ke pasar keuangan secara lebih luas.

Selain itu, menurutnya, keberlanjutan kinerja emiten juga menjadi penentu.

"Karena IHSG sedang berada dalam zona ATH, sehingga rawan koreksi karena valuasi pasar yang mulai tinggi," ujar Reydi.

Dari dalam negeri, pelaku pasar tengah menantikan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Selasa (20/1) dan Rabu (21/1), yang diperkirakan mempertahankan BI-Rate tetap di level 4,75 persen seiring kurs Rupiah yang masih melemah.

Dari mancanegara, pasar saham Eropa dan kawasan Asia melemah pada Senin (19/1) di tengah liburnya Bursa Amerika Serikat (AS), dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam tarif tambahan terhadap sejumlah negara Eropa terkait isu Greenland.

Di sisi lain, dolar AS justru melemah dan ditinggalkan investor, tercermin dari penguatan mata uang safe haven seperti Yen Jepang dan Franc Swiss, serta rebound Euro dan Poundsterling.

Pada perdagangan Senin (19/1/2026) kemarin, bursa saham Eropa ditutup kompak melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 1,77 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,39 persen, indeks DAX Jerman melemah 1,34 persen, serta indeks CAC melemah 1,78 persen.

Sementara itu, Bursa saham AS di Wall Street libur memperingati Martin Luther King Jr. Day pada Senin (19/1).

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 1,02 persen ke 53.042,50, indeks Shanghai melemah 0,51 persen ke 4.093,14, indeks Hang Seng melemah 0,52 persen ke 26.436,50, dan indeks Strait Times melemah 0,14 persen ke 4.827,96. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.