Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan, Investor Pantau Level 7.874

Desi Rossilawati
Senin, 15 September 2025 | 09:30 WIB
Bagikan
IHSG Diprediksi Menguat di Awal Pekan, Investor Pantau Level 7.874

VISI.NEWS | BANDUNG - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (15/9/2025).

Founder WH-Project, William Hartanto, melihat indeks saham mulai menunjukkan tanda pembalikan arah (total reversal) setelah terdorong oleh kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menggelontorkan uang pemerintah Rp200 triliun mengendap di Bank Indonesia (BI) ke perbankan. Level resistance berada di 7.874, hanya sekitar 20 poin dari posisi penutupan akhir pekan lalu.

"Yang perlu dicermati adalah apakah IHSG mampu menembus dan bertahan di atas level resistance tersebut, atau justru terjadi false breakout," ujar William dalam riset hariannya dikutip, Senin (15/9/2025).

Untuk pekan ini, ia memperkirakan IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat, khususnya pada dua hari pertama perdagangan.

Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.800 dan resistance 7.874 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni JSMR, MMIX, OASA, dan TOBA. Sementara itu, Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih rawan terkoreksi, dengan potensi bergerak ke area 7.233-7.390 sebagai bagian dari pola wave. Namun, peluang penguatan tetap terbuka jika IHSG mampu menembus level 7.943, dengan target ke 8.022-8.102.

"Secara teknikal, arah IHSG pekan ini akan ditentukan pada level kunci 7.943," ujar Herditya dalam riset hariannya. Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 7.726, 7.619, dan resistance 7.943, 8.017 hari ini. Herditya pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ANTM, MDKA, WIFI, dan CMRY. IHSG ditutup di level 7.854 pada Jumat (12/9/2025) sore. Indeks saham menguat 106,15 poin atau naik 1,37 persen dari perdagangan sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp17,84 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,88 miliar saham. Pada penutupan pekan lalu, 405 saham menguat, 251 terkoreksi, dan 149 stagnan. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.