Pajak Sudah Dibayar Masih Menunggak, Bunda Hermin Siap Kawal Hingga Tuntas 30 Jul 2026 Pemkot Bandung Pastikan Kawal Perizinan Rusun Kiaracondong 30 Jul 2026 Jalan c Resmi Dikelola Pemprov Jabar, Penataan Segera Dimulai 30 Jul 2026 BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Arjasari 30 Jul 2026 Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA V Cup Women 2026 30 Jul 2026 IHSG Bangkit, Menguat 1,56 Persen Setelah Enam Hari Koreksi (10 kata) 30 Jul 2026 KTP2JB Gelar Survei Bidang Pelatihan dan Program Jurnalisme Berkualitas 30 Jul 2026 Puluhan Siswa Sukabumi Diduga Keracunan, Susu MBG Kedaluwarsa 30 Jul 2026 Prabowo Resmikan Pemugaran Stasiun Tawang, Kenang Jejak Sejarah Sukarno 30 Jul 2026 KPK Ungkap Oknum Pegawai Terlibat Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang 30 Jul 2026 Pajak Sudah Dibayar Masih Menunggak, Bunda Hermin Siap Kawal Hingga Tuntas 30 Jul 2026 Pemkot Bandung Pastikan Kawal Perizinan Rusun Kiaracondong 30 Jul 2026 Jalan c Resmi Dikelola Pemprov Jabar, Penataan Segera Dimulai 30 Jul 2026 BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Arjasari 30 Jul 2026 Daftar 14 Pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA V Cup Women 2026 30 Jul 2026 IHSG Bangkit, Menguat 1,56 Persen Setelah Enam Hari Koreksi (10 kata) 30 Jul 2026 KTP2JB Gelar Survei Bidang Pelatihan dan Program Jurnalisme Berkualitas 30 Jul 2026 Puluhan Siswa Sukabumi Diduga Keracunan, Susu MBG Kedaluwarsa 30 Jul 2026 Prabowo Resmikan Pemugaran Stasiun Tawang, Kenang Jejak Sejarah Sukarno 30 Jul 2026 KPK Ungkap Oknum Pegawai Terlibat Dugaan Pemerasan Bupati Pemalang 30 Jul 2026

IHSG Bangkit, Menguat 1,56 Persen Setelah Enam Hari Koreksi (10 kata)

Desi Rossilawati
Kamis, 30 Juli 2026 | 16:39 WIB
Bagikan
IHSG Bangkit, Menguat 1,56 Persen Setelah Enam Hari Koreksi (10 kata)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit setelah mengalami pelemahan selama enam hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Kamis (30/7/2026), IHSG menguat 95,97 poin atau 1,56 persen ke level 6.186,36.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.186,36 sebelum akhirnya ditutup menguat pada akhir sesi.

Sejalan dengan IHSG, indeks LQ45 turut mencatat kenaikan 2,03 persen ke posisi 618,857, didorong penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 26,48 miliar saham. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp12,45 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 1,74 juta kali.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 495 saham menguat, 158 saham melemah, dan 136 saham ditutup stagnan. Penguatan ini sekaligus mengakhiri tren koreksi IHSG yang terjadi dalam enam hari terakhir.

Mayoritas Sektor Berakhir Menguat

Seluruh sektor saham ditutup di zona hijau. Sektor barang konsumer nonprimer menjadi penyumbang kenaikan terbesar setelah menguat 2,25 persen.

Diikuti sektor barang konsumer primer yang naik 2,12 persen, sektor energi dan properti yang masing-masing menguat 1,87 persen, serta sektor perindustrian sebesar 1,54 persen.

Sektor transportasi turut menguat 1,47 persen, disusul sektor barang baku dan keuangan yang masing-masing naik 1,43 persen. Sementara itu, sektor kesehatan menguat 1,24 persen, infrastruktur naik 1,11 persen, dan sektor teknologi mencatat kenaikan paling kecil sebesar 0,29 persen.

MAPI Pimpin Penguatan Saham LQ45

Di jajaran saham LQ45, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menjadi penguat terbesar setelah melonjak 6,12 persen ke level Rp1.560 per saham.

Posisi berikutnya ditempati PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 5,60 persen menjadi Rp4.900 per saham, disusul PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang menguat 4,80 persen ke Rp9.275 per saham.

Di sisi lain, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi saham dengan pelemahan terbesar di indeks LQ45 setelah turun 1,52 persen ke Rp650 per saham. Sementara PT United Tractors Tbk (UNTR) melemah 1,02 persen ke Rp24.250 dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) terkoreksi 0,71 persen ke Rp695 per saham.

Berdasarkan nilai transaksi, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham paling aktif dengan nilai perdagangan mencapai Rp1,15 triliun. Disusul PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp971,81 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp653,45 miliar, PT Bach Multi Global Tbk (BACH) Rp463,47 miliar, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp415,64 miliar.

Adapun dari sisi volume perdagangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham yang paling banyak diperdagangkan, diikuti PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), dan PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI).

Bursa Asia Bergerak Variatif

Pergerakan bursa saham di kawasan Asia berlangsung beragam. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 0,71 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong naik tipis 0,20 persen.

Sebaliknya, indeks SSE Composite China turun 0,62 persen, KOSPI Korea Selatan melemah 1,23 persen, S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,78 persen, dan Asia Dow turun 1,04 persen.

Variasi pergerakan tersebut mencerminkan sikap hati-hati investor dalam mencermati perkembangan ekonomi global serta arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Rupiah Masih Tertekan

Meski IHSG berhasil menguat, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat justru melemah pada akhir perdagangan.

Di pasar spot, rupiah ditutup di level Rp18.111 per dolar AS atau turun 38 poin (0,21 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya. Pada pembukaan perdagangan, rupiah sempat berada di kisaran Rp18.063 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) menguat 0,17 persen ke level 101,052 setelah pasar merespons keputusan Federal Reserve yang kembali mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50–3,75 persen.

Penguatan dolar AS tersebut masih memberikan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, seiring pelaku pasar mencermati prospek kebijakan moneter The Fed dan kondisi ekonomi global.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.